Saturday, June 08, 2013
HANYA MENYENANGKAN HATINYA
Friday, October 12, 2012
Thursday, September 06, 2012
Monday, September 03, 2012
Tuesday, August 28, 2012
Kampung Batu
Ternyata di Bandung Selatan, terdapat tempat rekreasi untuk keluarga yang cukup lengkap, dan jaraknya juga tidak terlalu jauh dari pintu Tol Buah Batu maupun pintu Tol Moh Toha.
Lahan bekas penambangan batu, telah diubah menjadi tempat yang indah dan menyediakan berbagai mainan, mulai dari dayung perahu, flying fox, membajak sawah, nangkap ikan, berkebun memancing, bermain dengan rusa.... dan menikmati pemandangan yang indah ke arah selatan.
Juga tersedia akomodasi untuk gathering termasuk makan siangnya.
Mungkin tempat ini menjadi alternatif lain jika ada rekans yang bermain ke bandung
Menurut saya, tempat ini sangat cocok untuk keluarga terutama yang memiliki anak2 TK hingga SMA agar lebih banyak belajar dengan alam..
Monday, August 27, 2012
Tuesday, August 14, 2012
Sunday, August 12, 2012
Makan Bareng
Pas 10 Agustus kemarin, sengaja pulang agak cepat, karena ulang tahun ke 21 anakku yang cowok. Dan janji akan makan malam bareng sesuai dengan keinginan dia yang penasaran dengan menu seafood dan daging sapinya.
Ternyata semuanya bilang "enak tenan"
Thursday, August 09, 2012
Serabi Wonosobo
Jika rekans sempat mudik dan lewat kota Wonosobo, cobalah nikmati Serabi yang berada di sebelah utara RS Setjonegoro.
Rasanya ueennakkk, harganya murah ...,
Biasanya sudah buka sekitar jam 05.00, jika musim liburan apalagi Lebaran datang lebih pagi lebih baik karena biasanya ngantri sampai puluhan
Sunday, August 05, 2012
Thursday, August 02, 2012
Tuesday, July 31, 2012
Dongeng Negeri 1001 Iklan
Jika semasa ORBA dan awal jaman REFORMASI, negeri kita tercinta layak menjadi Negeri 1001 Slogan karena setiap peringatan hari-hari Nasional maupun kegiatan tertentu, mulai dari pemerintahan di pusat hingga ke daerah akan memasang slogan besar-besar. Terasa aneh bisa saat itu suatu daerah tidak punya slogan.
Sekarang dijaman pasca Reformasi, yang terbalut dalam era informasi sudah mulai jarang terlihat spanduk yang terpasang dipinggir jalan.
Media informasi yang beragam mulai dari media cetak seperti koran, majalah hingga papan reklame dan elektronik menjadi sarana yang tepat untuk menyampaikan informasi secara luas.
Betapa besarnya belanja iklan di Indonesaia tahun 2011, berdasarkan informasi dari Antaranews.com menyatakan bahwa belanja iklan tahun 2011 sebesar Rp. 80,2 Trilyun baik di media elektronik maupun media cetak. Dari sisi media iklan, Sebanyak 60% diserap oleh sektor Televisi (http://www.antaranews.com/berita/291682/televisi-serap-60-persen-belanja-iklan-nasional).
Sementara dari sisi penyumbang terbesar belanja iklan adalah sektor telekomunikasi, hal ini wajar karena kompetisi yang sangat ketat dan terlalu banyak operator di Indonesia.
Urutan kedua adalah Sektor Pemerintah yaitu dari kementrian dan pemerintah daerah.
Kalau sektor telekomunikasi, sudah tidak perlu diperdebatkan lagi mengapa belanja iklannya sangat besar? Karena sudah pasti jawabannya, perusahaan harus mampu bertahan di era kompetisi.
Sebaliknya kalau belanja iklan oleh pemerintah sangat besar, dan terjadi di bulan-bulan akhir tahun 2011 banyak tayangan iklan pemerintah di media televisi, seolah-olah berlomba antar kementrian maupun antar pemerintah daerah untuk pasang iklan di televisi, tentu akan menjadi bahan pertanyaan banyak orang.
Memang pasang iklan karena ada pesaing?
Tujuannya apa?
Isi pesan yang disampaikan apakah efektif?
Dari sisi tampilan apakah menarik ?
Hasilnya apa?
Mengapa belanjanya besar?
Mengapa banyak iklan justru diakhir tahun?
Jika dahulu negeri 1001 slogan yang tidak jelas hasilnya, apa kali ini mengulangi kembali menjadi negeri 1001 iklan yang tidak jelas hasilnya?
Masih ingatkan dengan iklan Wajib Belajar 9 tahun, bebas biaya pendidikan? Pada kenyataannya banyak sekolah yang masih memungut uang tambahan yang kadang nilainya lebih besar dari biaya SPP bulanan. Iklannya tidak seindah aslinya.
Dari sisi konten iklan pemerintah, patut dipertanyakan.
Kalau anak muda jaman sekarang mungkin tidak akan tertarik dengan iklan pemerintah bahkan "bete" karena isinya"garing" dan akhirnya pesan tidak akan pernah sampai kepada yang disasar.
Atau mungkin karena sudah terlanjur dianggarkan untuk biaya iklan, sehingga kalau tidak terserap maka takut kalau tahun depan tidak dapat alokasi beban iklan. Sehingga terkesan isi dan tampilan iklannya standar banget dan kurang kreatif, yang penting kejar tayang dan ada realisasi anggarannya.
Menyedihkan sekali, sumber daya yang sangat besar hanya terbuang sia-sia dan tidak tepat sasaran.
Saking banyaknya iklan dari pemerintah dan tidak bisa menghitung jumlah iklannya, akhirnya saya hanya bisa berkata
”Inilah negeriku tercinta, Negeri 1001 Iklan”
Saturday, July 28, 2012
Sendiri di Tepi Pantai
Dari bukit sebelah sisi timur pantai sundak...., banyak moment yang bisa saya tangkap, seseorang berjalan di pantai
Mengejar Matahari
Sepintas orang akan melilhat apakah ini atraksi meniti bambu atau iseng.
Tapi yang jelas lagi ngincer matahari
Wednesday, July 25, 2012
Mengejar Sunset di Pantai Indrayanti
Terletak di sisi sebelah timur pantai Sundak, hanya berjarak beberapa ratus meter saja yang dibatasi oleh bukit karang.
Pantai Indrayanti ini relatif sudah lebih tertata apik karena sudah tersedia failitas yang memadai bagi para pengunjung.
Salah satunya adalah Cafe Indrayanti yang berada di bibir Pantai ...,
Tapi kali ini kami lebih fokus untuk mengejar sunset di Pantai Indrayanti dari sisi timur di bukit karang yang cukup tinggi.
Luar biasa pemandangan sunsetnya
Terima kasih Tuhan Sang Pencipta Alam, kami boleh menikmati keindahan alam yang sangat luar biasa.
Silahkan menikmati