Tuesday, November 22, 2011

Pindahan

Pindahan, kata ini sagat bermakna bagi banyak orang yang sudah atau sering merasakan pindahan. Mungkin pindah rumah, pindah tempat kerja atau pindahan lainnya yang masing-masing membawa konsekuensi bagi orang yang melakukannya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang pindah, baik dari sisi lingkungan sekitar maupun dari dalam diri sendiri. Tuntutan pekerjaan yang sangat berat juga bisa menyebabkan seseorang pindah, sebaliknya juga mungkin terjadi karena tidak ada tantangan lagi ditempat lama. Atau faktor lain seperti masalah kesehatan, bahkan juga mungkin mempertahankan prinsip dan idealisme.

Bagi karyawan atau pegawai perusahaan/ pemerintah, masalah pindah bukan menjadi hal yang aneh, bahkan menjadi hal yang lumrah/ wajar untuk dilakukan dengan maksud agar tetap terjaga kondisi yang baik bagi karyawan maupun perusahaan.

Memang kadangkala ketika pindah tanpa promosi, akan menjadi bahan pertanyaan banyak orang, terlebih lagi jika terjadi demosi dengan tanpa kesalahan . Otomatis hal ini akan berpengaruh pada karyawan tersebut.

Tinggal bagaimana menyikapi kepindahannya? Apakah disyukuri atau disesali tergantung dari bagaimana sudut pandang orang tersebut terhadap kejadian ini.

Secara kasat mata, jika pindah dan turun posisi maka pendapatan jelas turun, dan akan memberatkan dari segi ekonominya. Namun jika dipikir dengan jernih dan mencari makna yang terdalam dari peristiwa ini, mungkin yang muncul adalah rasa syukur. Karena value yang dimiliki seseorang bukan hanya dari sisi materi namun berbagai aspek yang bisa memberikan nilai tambah bagi orang tersebut antara lain :

  • Kesempatan untuk belajar hal baru
  • Kesempatan untuk menjalin hubungan yang lebih banyak
  • Kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, yang selama ini sulit untuk diperoleh.
  • Kesempatan untuk menata kehidupan keluarga yang lebih baik karena waktu yang tersedia
  • Kesempatan untuk melakukan hoby yang selama ini terpendam karena sibuk kerja
  • Kesempatan untuk mendalami kehidupan beriman yang lebih baik dan mencoba untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan sesame.
  • Masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan salah satunya adalah “sempat menulis artikel ini”

Yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi atas diri kita, tentu seijin Yang Maha Kuasa, dan segala sesuatu yang terjadi tentulah yang terindah buat kita dan tepat pada waktunya, jika kita meyakini bahwa semua ini pemberian Yang Maha Kuasa.

Berani menyatakan tentang “Kebenaran” (1)

Masih ingatkah kita mengenai  kisah seorang anak SD yang secara jujur menginformasikan bahwa banyak teman sekelasnya yang mencontek ketika ujian berlangsung?

Bagaimana sikap dari orang tua murid yang mencontek juga para tetangga di lingkungan sekitarnya terhadap keluarga anak tersebut?

Si anak dan ibunya  harus mengungsi demi keselamatan dan keamanan karena lingkungan yang tidak suka dengan “kebenaran” yang disampaikan anak kecil itu.

 

Disisi lain, para orang tua yang sebenarnya sadar bahwa menyontek itu tidak benar, berpandangan bahwa kalau tidak diberi contekan akan berakibat tidak baik bagi anaknya dengan kemungkinan tidak lulus.  Dengan upaya mencontek ini akan berakibat baik bagi banyak anak yang berkemampuan pas-pasan.

 

Secara nurani, benarkah tindakah mencontek? Benarkah orang tua merestui anaknya untuk mencontek? Saya yakin bahwa dinurani mereka juga akan setuju kalau mencontek itu tidak benar, tapi baik bagi anaknya agar lulus.

Bagi pembaca yang tidak mengalami permasalahan seperti orang tua anak2 yang nyontek tentu  akan secara langsung bilang bahwa tindakan mencontek tidak bisa ditolelir?

 

Tapi coba tanyakan pada diri sendiri apakah anda juga pernah nyontek waktu sekolah atau kuliah? Adakah perasaan bersalah ketika itu? Atau justru membanggakan diri kalau bisa lulus karena hasil copy paste atas hasil karya orang lain?

 

Saya harus berkata jujur, kalaupun  seandainya posisi saya sama persis dengan anak itu saat menghadapi ujian nasional SD, belum tentu saya bisa berbicara “benar” tentang kondisi yang ada dalam ruangan kelas.

 

Ada pelajaran yang bisa kita petik dari permasalahan ini :

  • Betapa beruntungnya kita mempunyai anak kecil ini yang berhati mulia seperti berlian sehingga bisa mengatakan tentang kebenaran.
  • Sanggupkan kita menyatakan kebenaran saat ini ditengah banyaknya orang ”ABS” dan berani mengambil resiko untuk berbeda dengan orang lain?

Semoga kita bisa ambil bagian untuk menyatakan ”kebenaran”

Sunday, November 13, 2011

Pindahan

Pindahan, kata ini sagat bermakna bagi banyak orang yang sudah atau sering merasakan pindahan.  Mungkin pindah rumah, pindah tempat kerja atau pindahan lainnya yang masing-masing membawa konsekuensi bagi orang yang melakukannya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang pindah, baik dari sisi lingkungan sekitar maupun dari dalam diri sendiri. Tuntutan pekerjaan yang sangat berat juga bisa menyebabkan seseorang pindah, sebaliknya juga mungkin terjadi karena tidak ada tantangan lagi ditempat lama. Atau faktor lain seperti masalah kesehatan, bahkan juga mungkin mempertahankan prinsip dan idealisme.

Bagi karyawan atau pegawai perusahaan/ pemerintah,  masalah pindah bukan menjadi hal yang aneh, bahkan menjadi hal yang lumrah/ wajar untuk dilakukan dengan maksud agar tetap terjaga kondisi yang baik bagi karyawan maupun perusahaan.

Memang kadangkala ketika pindah tanpa promosi, akan menjadi bahan pertanyaan banyak orang, terlebih lagi jika terjadi demosi dengan tanpa kesalahan . Otomatis hal ini akan berpengaruh pada karyawan tersebut.

Tinggal bagaimana menyikapi kepindahannya? Apakah disyukuri atau disesali tergantung dari bagaimana sudut pandang orang tersebut terhadap kejadian ini.

Secara kasat mata, jika pindah dan turun posisi maka pendapatan jelas turun, dan akan memberatkan dari segi ekonominya. Namun jika dipikir dengan jernih dan mencari makna yang terdalam dari peristiwa ini, mungkin yang muncul adalah rasa syukur.  Karena value yang dimiliki seseorang bukan hanya dari sisi materi  namun berbagai aspek yang bisa memberikan nilai tambah bagi orang tersebut antara lain :

  • Kesempatan untuk belajar hal baru
  • Kesempatan untuk menjalin hubungan yang lebih banyak
  • Kesempatan untuk  berkumpul dengan keluarga, yang selama ini sulit untuk diperoleh.
  • Kesempatan untuk menata kehidupan keluarga yang lebih baik karena waktu yang tersedia
  • Kesempatan untuk melakukan hoby yang selama ini terpendam karena sibuk kerja
  • Kesempatan  untuk mendalami kehidupan beriman yang lebih baik dan mencoba untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan sesame.
  • Masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan salah satunya adalah “sempat menulis artikel ini”

Yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi atas diri kita, tentu seijin Yang Maha Kuasa, dan segala sesuatu yang terjadi tentulah yang terindah buat kita dan tepat pada waktunya, jika kita meyakini bahwa semua ini pemberian Yang Maha Kuasa.

Sunday, November 06, 2011

Kios Bensin di Pinggir Sungai




Kalau di desa yang cukup terpencil, biasanya tidak tersedia SPBU, yang ada penjual bensin dengan botol ukuran satu liter di pinggir jalan.
Kalau yang ini penjual bensin berada di pinggir sungai karena yang beli bukan pakai motor atau mobil tapi perahu motor kecil yang mengisi bensin disini.

Saturday, October 29, 2011

Jagung Ungu




Kalau ubi ungu saya sudah biasa mengkonsumsi baik semasa kecil di Wonosobo maupun sekarang di Bandung,
Begitu pula dengan jagung.... yang menjadi makanan pokok untuk beberapa desa di wonosobo semasa saya masih kecil. Warna jagung biasanya putih, kuning dan ada juga yang kuning agak keemasan.

Lha Kalau jagung ungu baru tahu sekarang....
Warna biji jagung benar-benar ungu namun dibalik warna ungu itu daging buahnya tetap putih bersih.
Rasanya cukup manis dan sedikit lengket dimulut...

kta mbah "gogle" ,manfaat jagung ungu ini cukup baik untuk mengurangi kolestorol maupun obesitas....

Wednesday, October 19, 2011

Buah Matoa




Pertama kali saya merasakan kelezatan buah Matoa ketika pertama kali menginjakkan kaki di Papua sekitar tahun 1990.
Bentuknya seperti kelengkeng dengan ukuran yang cukup besar, dan ketika kulit buahnya terkelupas, bentuk daging buahnya mirip rambuan.

Rasanya benar-benar lezat, daging buahnya lembut kenyal, sedikit wangi dan manis, dan jika dapat yang sudah masak pohon..., daging buahnya mudah sekali terkelupas dari bijinya.... benar2 enaaaaaaaak, perpaduan antara rambutan dan kelengkeng.

Saya sudah pernah menyemai biji matoa lebih dari 20 biji dan bersyukur karena sampai sekarang tinggal 1 pohon yang hidup.
Sudah lebih dari dua tahun tetapi tingginya baru sekitar 2,5 meter.
Entah kapan berbuahnya.

Siang kemarin di depan kantor ada yang berjualan matoa...,
wis... langsung beli 5 bungkus.... sekaligus untuk mencoba lagi menyemai matoa mudah2an bisa tumbuh.

Manis dan lembutnya tektur buah matoa... benar-benar lezat...

mohon maaf, hanya saya kirimkan fotonya saja.

Nb. dibeberapa toko buah yang terkenal pada bulan2 Oktober s/d Desember tersedia buah Matoa.

Thursday, October 13, 2011

Alas Daun




Ke Bandung?
Selain wisata belanja juga wisata kuliner
Satu alternatif tempat makan dan cukup sensasional... adalah Alas Daun.
kita menikmati makan dengan alas daun...menu Sunda menjadi sajian utama.
Silahkan jika ke Bandung dan berminat menikmati sensasi & kenikmatan ala Alas Daun singgahlah ke Jl. CItarum 34

Monggo-monggo

Sunday, October 02, 2011

Kembang di atas air




Selamat pagi....
sinar terang menerobos jendela..
ternyata semalam lelap tidurku..
tak terasa berlalu begitu cepat
pagi ini kulihat bunga berjatuhan
mengambang di atas air.. terlihat indah..
kuambil kamera
dan ku jeptret...

selamat menikmati dan jangan lupa kritiknya

Pagi 1 oktober 2011
Laras Asri - Salatiga

Saturday, September 24, 2011

Braga Festival




Kembali kota Bandung menyelenggarakan Braga Festival, yang dilaksanakan di sepanjang jalan Braga.
Sedikitnya terdapat 4 panggung untuk pentas mulai dari yang tradisional hingga musik modern akan ditampilkan di panggung ini.

Silahkan datang ke Bandung , festival ini berlangsung hingga besok tanggal 25 September 2011.

Nb. ini oleh2 buat yang tadi bilang mau ikut superman terbang ke bandung hehehe

Friday, September 23, 2011

Menikmati akhir pekan




Bangun agak siang, bener-bener menikmati akhir pekan.
Ingin menikmati suasana pagi yang santai...
Goreng tempe kemul..., jerang air....buat kopi
Enak tenan... secangkir kopi dan tempe kemul hangat
menemani kami sekeluarga ngobrol bareng dipagi hari

Matur nuwun Gusti, untuk pagi yang indah ini

Tuesday, September 20, 2011

Berkubang di pantai Bagedur




Setiap hari sekitar pukul 13.30 pengembala kerbau selalu menggiring kerbaunya menuju pantai Bagedur.
Satu persatu kerbau teratur menuju satu tempat yang sudah biasa digunakan untuk "mandi kerbau" setelah selesai membajak sawah.

rasanya masih penasaran kepingin mengunjungi pantai Bagedur yang panjangnya lebih dari 6 km dan pasirnya yang padat bisa dilalui kendaraan...
dan menanti kerbau beriringan menuju pantai ...

siapa mau kesana?

Sunday, September 18, 2011

Gambung - Ciwidey




menikmati keindahan fajar di Gambung
pemandangan indah disisi barat dan sisi selatan terlihat layering yang indah
kali ini mencoba untuk belajar item putih

mohon saran/ kritiknya

matur nuwun

Thursday, September 15, 2011

Borobudur




Keindahan dan kebesaran candi Borobudur, selalu ada sisi lain yang menarik untuk dinikmati keindahannya

Monday, September 12, 2011

Ikut Pameran Foto




Puji Tuhan, bisa ikut mempromosikan keindahan alam indonesia melalui pameran foto di KJRI Frankfurt.
Dua foto yang lolos yaitu Candi Arjuno dan Pulau Ismoyo.

Terima kasih Gusti

Sunday, September 04, 2011

Mie Ongklok & Sate pak "Yadi"

Rating:★★★★
Category:Other
Ritual kalau mudik ke wonosobo, makan mie ongklok bareng
Meski banyak warung mie ongklok, salah satu tempat favorit kami sekeluarga
adalah Mie Ongklok pak Yadi.
Tempatnya di Jl A Yani Wonosobo

Friday, September 02, 2011

Fajar di Rawa Pening




Sekian lama memendam keinginan untuk mengunjungi Rawapening....., akhirnya bisa menikmati keindahan Rawa Pening.
Janjian sama mas Dhave sekitar jam 5 pagi di perempatan Jetis Salatiga, kami bertiga (Saya, Dhave dan QQ keponakanku) meluncur kearah Tuntang.

Puji Tuhan untuk kesempatan yang diberikan kepada kami....
Pagi yang cerah dan pemandangan yang indah.
Harmoni alam yang indah antara Rawa Pening dan dikejauhan membiru Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo.

Terima kasih Gusti untuk pagiMu yang indah

Rawa Pening, 1 September 2011

Mas Dhave... matur nuwun ya sudah menemani ngublek2 rawa pening

Senja di Prambanan




Betapa beruntungnya sore ini ketika bisa mengunjungi prambanan dikala senja.
Berulang kali berkeinginan untuk menikmati senja di Prambanan tetapi selalu saja tidak berhasil, berulang kali melewati jalur Yogya - Solo tapi tidak pernah dapat moment yang indah seperti sore ini.
Pernah pula mencoba ke Prambanan ketika cuaca sore cerah sekai, tapi ternyata terlambat sang mentari sudah tenggelam di ujung cakrawala.

Monggo-monggo, silahkan menikmati dan mohon kritik dan sarannya

Terima kasih Gusti untuk senjaMu yang indah di Prambanan

Prambanan, 29 Agustus 2011, ditemani Abram

Thursday, September 01, 2011

Waduk Wadaslintang




Sebagian wilayah wonosobo bagian selatan yang berbatasan dengan Kebumen, memiliki kondisi tanah yang kurang subur dan relatif lebih kering dibandingkan wilayah lain.
Untuk memenuhi kebutuhan perairan di wilayah ini dan di kebumen maka dibangunlah waduk Wadaslintang