Monday, August 10, 2009

Semarang - Heritage




Malem minggu yg lalu sempat menikmati malam panjang di Semarang..., akhirnya bisa mengunjungi kota tua semarang. Semarang tawang dari seberang kolam terlihat indah dimalam hari, tak lupa mampir Gereja Blenduk.

Coklat dan Es campur




Koenig Restoran Jl Gajah mada Semarang..., dua menu minuman yang wajib di coba. Es campurnya.... yang menyegarkan dan Es krim coklat... yang terasa lumer... di lidah... enak tenan, siapa mau?

Wednesday, August 05, 2009

Impian anak bukanlah impian orang tua

Berikut ini adalah tulisan ketika saya cuti dan ikut cari sekolah buat anakku :

 

52.  Mencari sekolah lanjutan.

Ada rasa kekhawatiran orang tua apabila memiliki anak yang duduk dibangku sekolah kelas 6 SD, 3 SMP atau 3 SMA, terkait dengan kesiapan anak dalam mengikuti Ujian Akhir Nasional. Seolah UAN menjadi penentu segalanya, sehingga berbondong-bondong memasukkan anak ke lembaga bimbingan belajar agar bisa menyelesaikan soal ujian dan lulus UAN.

Meskipun pengumuman kelulusan UAN belum ada, namun upaya orang tua untuk mendapat keyakinan bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi sudah mulai terasa ketika UAN berakhir, bahkan ada juga yang sudah memperoleh sekolah lanjutan dengan biaya yang besar  dan harus dilunasi ketika sudah ada pengumuman bahwa anak tersebut sudah diterima. Bagi keluarga yang mampu, dana yang besar ini tidak menjadi masalah, namun hal ini menjadi semacam penghalang bagi anak yang pandai tetapi secara ekonomi tidak mampu untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam bidang pendidikan.

Pola seleksi masuk di Perguruan Tinggi yang seperti ini, akan menciptakan jurang pemisah antara orang yang mampu secara ekonomi untuk melanjutkan pendidikan dibandingkan yang tidak mampu, seolah Perguruan Tinggi hanya milik anak-anak yang mempunyai kemampuan ekonomi yang bagus.

Apabila pola seleksi lebih menitik beratkan pada besarnya sumbangan untuk sekolah, penulis merasa miris kita ini akan bisa tertinggal dalam dunia pendidikan karena jumlah orang yang memiliki kemampuan ekonomi menengah kebawah sangat besar dibandingkan dengan orang yang kaya.  Sementara banyak bibit unggul SDM yang sebenarnya berasal dari keluarga ekonomi lemah, tidak dapat melanjutkan sekolah karena masalah biaya yang begitu besar untuk ukuran mereka.

Mudah-mudahan pemerintah yang terpilih nanti mengalokasikan dana yang cukup untuk pendidikan, sehingga semua rakyat memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikannya. Dengan biaya pendidikan yang terjangkau maka bibit-bibit unggul dari keluarga ekonomi lemah akan mampu mendorong kemajuan bangsa ini.

Di sisi lain,  ketika besarnya dana sekolah tidak lagi menjadi masalah, mungkin secara individu  juga muncul masalah ketika tidak ada kesesuaian antara keinginan anak dan orang tua.

Pemahaman anak masa kini, jauh berbeda dengan sepuluh tahun lalu, dimana saat ini anak lebih bebas menyampaikan keinginan atau pendapatnya terkait dengan rencana pendidikan selanjutnya.

Banyak hal yang tidak pernah terpikirkan oleh orang tua ketika anak menentukan jurusan pendidikan yang sama sekali bertentangan dengan yang diinginkan oleh orang tua.

Kalaupun orang tua dapat memaksakan anak untuk melanjutkan pendidikan sesuai jurusan yang diinginkan orang tua, ternyata setelah tengah jalan banyak yang memberontak, beralih ke sekolah lain. Bahkan terjadi ketika ijasah telah diterima, ternyata bukan kebanggaan anak yang ada atas prestasinya, tetapi diberikan kepada orang tuanya dan lebih baik bersekolah kembali sesuai yang diinginkannya.

Bercermin dari kondisi ini, penulis pun mengalami hal yang sama mengenai rencana melanjutkan pendidikan anak sulung kami.  Di awal kelas 3 SMA IPA, anak kami berkeinginan untuk mengambil jurusan geologi, dengan alasan sederhana yaitu banyak beraktivitas di luar kantor, tetapi entah karena apa tiba-tiba di awal semester II, berubah total ingin melanjutkan ke NHI mengambil jurusan kitchen sebagai pilihan utama. Alternatif lainnya mengambil program S1 di STP Bandung Sementara untuk pilihan lainnya ingin ke ITB sebagai cadangan dengan jurusan FSRD yang sama sekali tidak pernah didiskusikan dan sama sekali tidak memiliki kemampuan di bidang seni rupa, itupun mengambil seleksi USM, bukan kemitraan.

Semula ada rasa khawatir di dalam diri saya,  apa iya sih si sulung benar-benar berminat dibidang itu? Untuk meyakinkan diri, saya coba Tanya mbah goggle untuk mencari informasi mengenai prospek dari NHI, STP Bandung. Juga mencoba mencoba informasi lainnya kepada senior yang bergelut juga dibidang pendidikan.

Jawaban yang saya peroleh,  ternyata semuanya menyarankan agar rencana anak saya didukung sepenuhnya, karena untuk masa depan yang diperlukan bukan hanya sekedar ijasah, tetapi profesionalisme di bidangnya yang akan dapat menjadi sumber penghasilan.

Saya alokasikan waktu secara khusus untuk mendukung pilihan si sulung dan tetap memberikan motivasi agar dia siap untuk mengikuti ujian masuk, sambil tetap berdoa agar rencana Tuhanlah yang jadi, sementara kita berusaha sesuai kemampuan kita.

Dukunglah anak kita untuk mewujudkan impiannya, bukan impian orang tua.

Bandung, 24

Saturday, August 01, 2009

Masjid di Yerusalem Kuno




Ditempat suci terdapat dua Masjid besar yang berhadapan yaitu Masjid Al Aqsa dan Kubah Emas

Tembok Ratapan




Tembok bagian barat tempat suci di Yerusalem, merupakan tempat suci untuk berdoa bagi orang Yahudi

Church




Betapa bersyukurnya ketika bisa mengunjungi dan melihat gereja dimana Yesus mengajar atau membuat mujizat. Khotbah 8 kata2 bahagia di atas bukit, Gereja Air Mata tempat Yesus menangisi Yerusalem, Gereja Bapa Kami tempat Yesus Mengajar ber doa, dan Kana tempat terjadinya mujisat air menjadi anggur.

St. Chaterine




Biara St. Chaterine ini letaknya berdekatan dengan sebuah Gunung tempat Musa menerima 10 perintah Allah.

Tuesday, July 28, 2009

Fajar di Galilea




Begitu setianya mentari pagi selalu datang menerangi bumi.
Hangatnya mentari untuk semua makhluk di bumi,
Bersyukurlah kepada Ilahi untuk tiap pagi yang Dia beri.

Saturday, July 25, 2009

I luv u bojoku

Pas. 18 Juli 2009 yang lalu merupakan ultah pernikahan kami yang ke 19 (wis tuwo). Berhubung tanggal tersebut saya berada diluar kota, maka seminggu sebelumnya sudah ku pesan karangan bunga warna merah berikut secarik kertas puisi.

Dan pada 18 Juli 2009 istriku sms "mas tks kirimannya. i luv u"

begini sebagian isinya :

Untuk istriku tersayang

 

Ketika waktu bergulir dengan cepat dan pasti.

Sewindu serasa setahun

Setahun serasa sebulan

Sebulan serasa sehari

Sehari serasa semenit

 

Tak terasa hampir 20 tahun semenjak kita bertemu kali pertama di Kendangsari.

Masih lekat dalam ingatanku.. ketika ku jabat tanganmu dan kulirik senyum diwajahmu.

sekian saja... nggak saya tulis sampai rampung.... hehe..

yang jelas I luv u bojoku.

Friday, July 24, 2009

Surya Pagi




Sunrise di Krakatoa Resort Kalianda Lampung. suasana tenang, hening dan terasa menjadi lebih menyatu dengan surya, laut dan angin.
Tiada terang sehangat surya pagi.

B2W




Kalau orang kota, mulai menjadi trend Bike2Work, tapi saudara kita di dea memang BAIK pakai BIKE untuk kerja sehari-hari, dan ya memang itu yang ada. Jadi dengan senang dan penuh syukur karena BIKE sangat membantu kerja mereka untuk mengangkut jerami untuk makan ternak.

Thursday, July 23, 2009

Menu Makan Siang




Makan siang di restoran Palestina dekat Yeriko. Berbagai sayuran yang disajikan dalam bentuk seperti salad, roti dan sate daging kamibing yang ukuran jumbo, cukup lezat dan mengenyangkan.

Piramid




Peninggalan sejarah di Mesir yang masih kokoh berdiri dari masa lalu.

Tuesday, July 21, 2009

Dead Sea




Kandungan garam yang sangat tinggi di laut mati, mengakibatkan orang akan terapung meskipun tidak bisa berenang. Cuaca sangat panas dan air laut terasa sangat asin dan berwarna agak keruh abu2. Menjadi tempat kunjungan wisata dan sarana yang ada sangat memadai.

Perjalanan panjang ke Sinai




Sepanjang perjalanan dari Taba border, terlihat sebelah kiri jalan laut merah adn sebelah kanan jalan gunung batu dan padang pasir. Setelah belok menuju ke St. Chaterine kiri kanan jalan hanya gunung batu dan padang pasir yang tandus. Cuaca sangat panas sekitar 45 derajat Celcius dan hampir tidak ada kehidupan. Jadi bersyukurlah kalau di Indonesia, kita merasakan panasnya kemarau karena akan datang musim hujan. Di daerah ini tidak ada musim hujan, karena hujan turun dalam hitungan jari ada yang 8 kali setahun.

Saturday, July 11, 2009

Bunga Tanaman Liar




Sebegitu indahnya Sang Pencipta menghiasi bunga tanaman liar, terlebih lagi manusia sebagai ciptaanNya yang sempurna. Bersyukurlah atas segala pemberianNya.

Thursday, July 09, 2009

Bukan Menari tapi mencari rejeki




Berbagai cara seorang penjual untuk menarik pembeli, penjual geleumbung busa sabun ini, dari kejauhan kelihatan sedang menari, tetapi sebenarnya sedang menarik pembeli. Anak kecil akan senang ketika melihat gelembung busa yang banyak sedang diterbangkan angin, dan dengan seolah menari, gelembung busa terjadi banyak beterbangan.

GULALI permen JADUL




Semasa kecil, makanan kecil ini sejenis permen yang dibuat dari gula yang dilelehkan, dan bisa dibentuk menjadi berbagai jenis permen sesuai cetakan yang di ingini oleh pembeli. Untuk memperoleh bentuk sesuai cetakan, penjual akan meniup gulali sehingga berkembang sesuai cetakannya.
Penjual gulali saat ini sudah sangat jarang ditemui, dan saya beruntung ketika main ke pantai santolo ada penjual gulali yang sedang dikelilingai anak2 kecil.

Wednesday, July 08, 2009

Mesin Tua




Bagi penikmat kopi, sudah tidak asing lagi dengan pabrik kopi Aroma, yang terletak di Jl Banceu Bandung. Perangkat tua untuk pembuat bubuk kopi masih tetap dipelihara, meskipun tidak dipakai untuk produksi.

Tua Masih Berkarya




Meskipun sudah senja, namun tetap berkarya agar tidak membenani yang muda.