Saturday, June 30, 2012

Benteng Fort Rottedam - Makassar




Rasanya kurang lengkap kalau sudah mengunjungi Pulau Khayangan tidak singgah ke Benteng Rotterdam, karena lokasi benteng ini tepat berhadapan dengan tempat kita naik perahu ke P Khayangan.

Ya... tinggal menyeberang jalan raya, maka kita akan langsung masuk ke pintu gerbang benteng ini.

Didalamnya juga terdapat musieum La Galigo.

Selamat menikmati

Pulau Khayangan




Hanya sekiar 15 menit menggunakan perahu kayu kita akan sampai ke Pulau Khayangan, yang berada disebelah barat kota Makassar.

Friday, June 29, 2012

Kuliner di Makassar




berbagi gambar dari beberapa jenis makanan di Makassar

Ketekesu




Memasuki Ketekesu, terasa sekali persiapan akan dilakukan upacara adat yang sangat besar karena mulai dari pintu masuk hingga seberang sawah telah dibangun panggung untuk para tamu.

Tongkonan yang ada di komplek ini terlihat sudah sangat tua, dengan ditandai banyaknya tumbuhan yang hidup diatap tongkonan.

Sangat menarik untuk melihat secara detil tongkonan, seperti tanduk kerbau yang terpasang, pilar-pilar kayu penyangga juga detil ornamen di dinding terlihat sangat antik.

selamat menikmati

Kuburan di bukit batu Ketekesu




Mengunjungi tempat ini tidak terasa suasana mencekam, tapi muncul rasa ingin tahu terkait dengan proses pembuatan kuburan di tebing batu dan proses pemakamannya.
Lingkungan yang hijau dan asri membuat pengunjung dengan perasaan tenang dapat mengamati kuburan batu juga perkakas yang ada disekitarnya.

Thursday, June 28, 2012

Megalit Bori - Toraja




Perjalanan ke Toraja kali ini adalah kunjungan kedua,
dua tempat yang menjadi tujuan utama saya, selain Kete Kesu yaitu Megalit Bori di daerah Toraja Utara. Tempatnya agak terpencil tetapi sepanjang perjalanan menuju tempat ini disuguhi pemandangan yang sangat indah.
Hamparan sawah yang menguning dan bukit2 batu yang tegak berdiri disisi lainnya, membuat perjalanan terasa mengasyikan.

Situs megalitikum ini menarik karena letaknya berdampingan dengan kuburan batu dan kuburan bayi yang baru lahir di dalam batang pohon yang besar.

Sunday, June 24, 2012

Luta Resort - Toraja




Sampai di Toraja sekitar pk. 21.30 langsung menuju penginapan,
kebetulan saya sdh booking dari bandung, jadi langsung bersih2 terus makan dan sekejap langsung terlelap.

Air Terjun Bantimurung




Negeri Kupu-Kupu




Kawasan Taman Nasional Bantimurung, identik dengan negeri kupu-kupu
Air terjunnya yang cukup deras dan menarik bagi pengunjung untuk bermain air, juga keindahan kupu-kupu berwarna-warni yang beterbangan disekitar pengunjung.
Kami sempat singgah di musium kupu-kupu dan masuk dalam sangkar penangkaran. Terlihat kupu-kupu yang bertelur, ulat yang sedang asyik melahap dedaunan, juga ulat yang mulai besar dan akan berhenti makan, serta kepompong yang mulai menunjukkan perubahan hingga jadi kupu-kupu yang elok.
Ditengah penangkaran, terdapat alas plastik yang berisi air gula untuk menyediakan makanan bagi kupu2 yang sedang bertelur...

Thursday, June 14, 2012

Senja di Losari




Menanti senja di Pantai Losari sambil menikmati pisang epek....

Sunday, June 10, 2012

Kuliner




Jika kita mengunjungi kota Makassar, maka daftar yang biasanya selalu diingat adalah makanan khas selain seafood nya yang enak2.

Sepanjang jalan Lasinrang..., berbagai macam makanan kecil mulai dari jalangkte, kroket, pisang ijo dsb.... wajib dikunjungi.

kalau pisang epek... jelas sepanjang pinggir pantai losari

kalau coto makassar... dimanapun dapat ditemui

dan kalau konro.... banyak juga tempat yang menjual, namun saya lebih cocok yang di belakang BNI 46

selamat menikmati (gambarnya)

Sunday, June 03, 2012

Nagrek semakin lancar dan menawan




Setiap libur lebaran, jalur Nagrek menjadi pusat perhatian bagi para pemudik maupun petugas pengatur lalulintas juga media massa yang selalu meliput kondisi jalan raya dari Bandung ke Jawa Tengah melalui jalur selatan. Kemacetan sudah menjadi hal yang biasa dialami para pemudik, kemacetan bias mencapai lebih dari 10 km. Pengaturan buka tutup jalur searah sudah biasa dialami para pemudik karena arus kendaraan yang cukup padat dari Garut maupun Tasikmalaya menuju Bandung akan bertemu di Jalur Nagrek.

Upaya pemerintah untuk memperlancar jalur Nagrek ini telah terwujud dengan dibangun dan dioperasikan jalur lingkar Nagrek, sehingga kendaraan dari Bandung menuju Garut maupun Tasikmalaya dan Garut melalui jalur yang berbeda.

Jalur lingkar Nagrek cukup luas dan kondisi jalan masih mulus, hanya ada beberapa tanjakan yang cukup tinggi, sehingga pengemudi harus mampu melajukan kendaraan dengan kecepatan yang tepat sehingga tidak mengalami kendala ketika mendaki tanjakan tajam.

Pemandangan alam sepanjang jalur lingkar Nagrek ini sangat indah mulai dari bawah menanjak mengelilingi bukit yang cukup tinggi, bahkan membelah bukit sehingga perlu dibangun beton penguat dinding dan palang beton sepanjang kurang lebih 400 m membelah bukit.

Pemandangan indah dalam jalur dinding beton ini sangat menarik untuk diabadikan.

Saturday, June 02, 2012

Selimut Kabut Pagi




Pemandangan yang indah di pagi hari, kabut tipis masih menggantung di desa lereng jalur Cijapati.
Sawah yang hijau dan perkampungan penduduk terlihat hijau dan terasa tentram dan damai

Friday, June 01, 2012

Fajar di Lereng Dieng




Ditemani 3 keponakan saya, melaju menuju km 20 arah DIeng sekiar jam 05.00
Cuaca pagi cukup cerah dan beruntung dapat menikmati saat fajar yang indah

Senja di Borobudur




Puji Tuhan, akhirnya bisa sampai di parkiran Candi Borobudur jam 16.30 masih ada waktu untuk naik ke Candi.
Dengan langkah cepat saya langsung ngabur ke loket tiket, masih ada waktu karena pintu ditutup pada jam 17.00
Napas terengah-engah ketika menaiki tangga, namun rasa capek, segera hilang manakala masih ada waktu untuk meniti tangga hingga sampai di altar paling atas.

matahari sudah mulai turun menuju peraduan, semburat jingga perlahan hilang.

Lunas rasanya setelah lama berharap menikmati keindahan senja dari Candi Borobudur.

Silahkan menikmati

Tuesday, May 29, 2012

Perkataan Yang Membangun

Ucapan yang keluar dari seseorang, akan menunjukkan sikap dan cara hidup orang tersebut, karena perkataan yang keluar dari mulutnya  merupakan hasil yang panjang dari pengalaman dan sikap hidup seseorang. Lingkungan kerja, pergaulan dan kehidupan sehari-hari akan membentuk watak seseorang dan akhirnya juga terwujud dari cara bertutur kata.

 

Tempat yang paling berpengaruh bagi perkembangan jiwa setiap orang adalah dilingkungan keluarga. Di rumahlah seorang anak kecil mulai berbicara dan dan mendengar ucapan-ucapan dari orang terdekat yang menyayanginya.

Namun seringkali ucapan dari orang-orang terdekatlah yang bisa merusak kehidupannya.

Terkadang orang tua terlalu banyak mengucapkan kata-kata ”jangan”, ”awas”, ucapan yang membandingkan dengan seseorang, ucapan lebih banyak perintah, bahkan cenderung ucapan yang otoriter dan tidak menghargai anak mendominasi ucapan dalam keluarga.

 

Cobalah untuk membiasakan dengan ucapan yang positif dan membangun agar anak merasa lebih dihargai dan disayangi.

 

Daripada mengucapkan ”Awas ya... kalau main komputer saja, tidak rajin belajar !”

Lebih baik ucapkan ” Ayo adik, sekarang saatnya belajar, main komputernya bisa dilanjutkan ketika hari libur nanti”

Kata-kata yang kedua, mengajak untuk segera berhenti main komputer dan sekarang saatnya belajar.

 

Ketika seorang anak kecil naik pagar rumah, mungkin orang tuanya akan berkata ”Awas jangan naik pagar, nanti jatuh”

Perkataan yang ngawur karena si anak sudah naik pagar, kok dibilang jangan naik pagar.

Akan lebih baik bila mengatakan ”Hati-hati ya nak, supaya aman, pegang erat-erat”

 

Apabila setiap hari yang terdengar kata-kata negatif maka pengaruh terhadap perkembangan anak juga negatif. Sebaliknya jika ucapan orang tua selalu positif, maka secara perlahan dan pasti akan berdampak baik bagi anak tersebut.

 

Bagaimana dilingkungan kerja?

Dalam banyak tempat kerja yang memiliki tuntutan yang tinggi terhadap kecepatan dan kualitas pekerjaan, seringkali seorang atasan tidak sabar dan ucapan-ucapan negatif sering muncul.

Misalnya hardikan untuk segera menyelesaikan pekerjaan, tetapi atasan sebenarnya tidak pernah memberi arahan.

Meremehkan staf dengan perkataan ” Ah, seperti itu saja nggak bisa”

Ucapan ini berdampak pada keharmonisan lingkungan kerja, dan bila berlangsung lama maka akan menimbulkan dampak negatif bagi kinerja perusahaan.

 

Bagaimana dengan pergaulan dalam masyarakat?

Seringkali orang lebih mudah melihat kekurangan orang lain, dan mudah pula untuk mengkritik tetapi tidak menggunakan kata-kata yang membangun.

Misalnya langsung menunjuk kesalahan orang didepan orang banyak.

”Saudara itu salah......., seharusnya begini-begini......”

Coba bandingkan dengan ucapan ini ”Wah... sudah bagus pekerjaannya, tapi akan lebih sempurna lagi bila begini-begini...”

 

Hindari ucapan caci maki kepada orang lain secara terbuka, tapi lebih baik menyampaikan kritik secara personal kepada yang bersangkutan, karena orang tersebut akan merasa lebih dihargai dan tidak dipermalukan didepan umum.

 

Sudahkan kita melakukannya untuk orang-orang terdekat kita, anak, istri, orang tua, tetangga, teman sekerja dan masyarakat pada umumnya?

 

Jika belum, mari kita mulai sekarang  mengucapkan kata-kata yang baik agar bisa saling membangun bagi sesama.

 

 

 

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, dimana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh anugerah (Efesus 4:29)

Wednesday, April 18, 2012

Atmosphere Resort Cafe




Jika rekans sudah sering ke Bandung ketika long weekend, tentu pernah merasakan nikmatnya bermacet ria, juga harus mengantri cukup panjang ketika waktu makan tiba.
Mungkin untuk menghilangkan kepenatan karena kemacetan yang luar biasa di long week end, saya menyarankan, cobalah untuk menikmati makan siang atau makan malam di Atmosphere Resort Cafe. Lengkong Besar No. 97.
Jalan Lengkong Besar, merupakan jalur utama menuju daerah Buah Batu juga jalur angkutan kota menuju terminal Kebon Kelapa, sehingga terasa suasana hiruk pikuk kota Bandung terlebih lagi ketika musim liburan.
Ketika kita menginjakkan kaki masuk ke Atmosphere, suasana jauh berbeda dengan jalur menuju tempat ini karena , kita akan disambut dengan papan lantai kayu, perabot kayu dan pilar2 kayu yang besar serta atap dengan menggunakan sejenis anyaman jerami.
Melangkah masuk lebih dalam, kita akan melihat Ruang dalam terbuka yang menyejukkan mata karena terdapat banyak saung untutk lesehan, juga kolam-kolam ikan hias dan bunyi gemericik air yang membuat kita lebih tenang.
Suasana semilir angin Bandung, hijau tanaman hias dan pepohonan, membuat kita merasa betah untuk menikmati keindahan lingkungan, sambil menikmati beraneka warna ikan dalam kolam yang jernih.
Setelah itu, silahkan pilih sendiri menu yang cukup beragam disini, mulai berbagai jenis masakan barat, maupun Indonesia, steik lokal maupun import.
Buat kami sekeluarga, terkadang setelah selesai menikmati hidangan, tidak langsung pulang tapi sejenak “leyeh-leyeh” sambil selonjoran kaki menikmati suasana yang teduh, hijau dan tenang, terlebih lagi ketika alunan musik yang membuat suasana lebih tenteram.
Suasana malam hari, menurut saya justru lebih mengesankan, ketika makan mengambil tempat di saung untuk lesehan, karena suasana sangat berbeda dengan siang hari. Taburan sinar lampu yang memantul dari kolam yang membuat seperti refleksi membuat kesan lebih romantis….(bila pas berdua saja)
Terlebih lagi jika bertepatan dengan sajian live music irama jazz…., wis tambah kerasan menikmati makan malam bersama bojoku……
Selain itu juga melayani untuk kegiatan seperti reuni, atau acara sejenis karena diruang utama cukup besar dan bisa menampung puluhan orang serta ada stage live musicnya yang menyatu dengan ruang utama.
Silahkan jika rekan pas main ke bandung, sempatkan mampir kesini…., pasti suatu saat akan mengulang kembali…..

Batu Belayar




Kalau di Banten ada Sawarna yang terkenal dengan tanjung layar, maka kalau di Belitung terkenal juga dengan Batu Belayar
Silahkan untuk dinikmati.