Setelah menikmati fajar di danau kaolin, kami sekeluarga menuju Pulau Lengkuas, di dalamnya terdapat Mercusuar yang dibangun di jaman belanda sekitar tahun 1882, warna putih menjulang tinggi di tengah pulau Lengkuas.
Pengunjung belum terlalu ramai, kami segera menuju pintu masuk Mercusuar, penjaga menyarankan untuk lepas alas kaki, dan cuci kaki sebelum masuk ke mercusuar. Mercusuar ini terbuat dari plat besi yang cukup tebal, hingga masih bertahan seteah berusia lebih dari satu abad.
Tangga naik masih dalam kondisi yang kokoh, dan cukup menantang bagi saya untuk menaklukkan tangga sebanyak 17 lantai, meskipun badan sudah SETULEGI (Setengah Tuwo Lemu Ginak-ginuk) tetap semangat meniti satu persatu tangga hingga akhirnya sampai di ruang lampu mercusuar, karena saya yakin akan dapat pemandangan yang luar biasa indahnya.
Ternyata memang benar, pemandangannya luar biasa indahnya, melalui jendela terlihat bagian2 dari pulau Lengkuas yang indah dilihat dari ketinggian.
Selamat menikmati