Monday, June 14, 2010

Jalan Tol MERTAPADA




Perjalanan lewat Pantura semakin lancar ketika Tol Kanci sudah tersambung dari Cirebon sampai ke brebes melalui Tol Mertapada.
Tol ini masih baru dan masih jarang kendaraan yang melintasi rute ini.
Dengan konstruksi beton, masih terasa bergelombang mungkin akan lebih nyaman ketika sudah dilapisi aspal.
Pemandangan cukup mengasyikan, dengan GB sebelah kanan Gunung Ciremai dan hamparan sawah serta kebun bawang merah yang menghijau.
Kalau jalan tol di Jakarta selalu macet, tol ini masih sepi ....
Berikut hasil jepretan Abi, karena sopir nggak boleh njepret...
Mohon saran

Friday, June 11, 2010

Hidup adalah Perjuangan




Kehidupan yang harus dijalani oleh setiap orang selalu berbeda, kehidupan akan terasa indah apabila kita bisa menyukuri atas segala berkat yang Tuhan berikan buat kita.
Perjuangan yang cukup berat bagi mereka dan menantang bahaya tetapi senyum masih ada dalam wajah mereka.
Bersyukurlah untuk segala yang Tuhan berikan buat kita, mulai bangun pagi ketika kita masih bernafas dengan gratis,
bersyukur pula ketika kita harus menghadapi pekerjaan yang melelahkan, karena masih ada yang dikerjakan.
bersyukur pula ketika kita menghadapi suka duka kehidupan.

Bersyukurlah senantiasa dalam segala hal.

Thursday, June 10, 2010

Bengkel Mbah Marto - Jl Magelang Yogya




Setiap kali kami mengunjungi simbah putri di Yogya, selalu saya samperin bengkel sepeda tua mbah Marto. Usia bukan halangan, yang ada adalah semangat untuk tetap berkarya.
Sepeda-sepeda tua sekarang menjadi klangenan banyak orang, dan ini memberi peluang bagi Mbah Marto untuk tetap berkarya, perbaikan sepeda juga jual sepeda tua.

Kampung Sekatul




Sekitar pukul 16.00, sampailah kami di gerbang kampung sekatul, tempat parkir cukup luas dan ternyata hanya kami saja yang singgah disini sore itu.
Kesan pertama masuk komplek ini, adalah atmosphere njawani langsung menyulimuti kami.
Sebuah joglo besar sedang dalam proses pembangunan, dan kami langsung menuju ke office, untuk tanya macem2, termasuk cek kembali booking kami akhir bulan Juni.
Ketika mencoba menelusuri komplek ini, hanya terdengar desir angin, yang menggesek dedaunan, gemerik air dan nyanyian serangga (tonggeret) disore hari.
Serasa lepas dari rutinitas dan kejenuhan kerja, mata lepas memandang hamparan hijau sawah dilembah dan sungai yang jernih...
Fasilitas kolam renang, outbound juga tersedia, termasuk makan juga disediakan ditempat ini.
Wis... enak tenan, monggo dinikmati.........., terbayang kalau pas musim durian... wuih... banyak sekali pohon durian.

Eeeee, lupa : Kampung Jawa Sekatul ini terletak di Desa Margosari, Kec. Limbangan, Boja Kabupaten Kendal. Bisa ditempuh melalui Semarang, menuju Mijen dan terus akhirnya sampailah ke Desa Mergosari.

Wednesday, June 09, 2010

Negeri di atas awan




Mengagumi keindahan fajar di lereng Dieng, dan berada di ketinggian diatas 1.500 m, ketika matahari sudah mulai tinggi, masih ada pemandangan indah kearah selatan dari gardu pemandangan.
Awan bergerak perlahan menutupi desa Tieng yang berada dilembah, serasa berdiri di negeri atas awan. Bila ku punya sayap akan terbang mendekati awan.......

Tana Toraja (foto lama)




Toraja yang mempesona dengan warisan budayanya.
Foto lama (cetak) ketika ke Tana Toraja, di jepret ulang untuk disimpan dalam bentuk file.

Tuesday, June 08, 2010

Jembatan CANTIK




Jembatan ini cantik, untuk menjadi objek foto, dan unik karena jemabatan ini two in one, satu jembatan untuk KA dan satu untuk kendaraan bermotor.
Rangkaian rangka yang menjadi bahan utama ini menarik untuk difoto.
Umur jembatan ini sudah lebih dari 100 tahun , kontruksinya sangat kokoh. Panjang jembatan sekitar 200 M, atas untuk KA, dan dalam lorong jembatan hanya dapat dilalui satu mobil, dan dilantai jembatan diperkuat dengan balok2 kayu. Bagi setiap kendaraan yang melintasi harus tertib mengantri sesuai aba2 dari petugas jaga.
Jembatan Cirahong menghubungkan kota Ciamis dengan Manonjaya.
Mudah untuk dikunjungi, dengan ancer2 jika dari arah tasikmalaya, sebelum kota Ciamis ada SPBU disebelah kanan, bisa langsung belok menuju jl Cirahong.
Pemandangan cukup bagus dan diujung jembatan sekarang sudah berdiri rumah makan yang bisa dimanfaatkan untuk menikmati akan siang sambil menikmati keindahan jembatan cirahong serta laju kereta api di atasnya.
Terimakasih untuk Sien, yang memberi info jembatan cantik ini.
Silahkan untuk dinikmati

Monday, June 07, 2010

Fajar di Dieng




Pukul 05.00 pagi, saya tengok langit yang masih gelap terlihat bertaburan bintang2. Pertanda baik untuk bisa menikmati Sunrise di Dieng.
Berdua dengan Agung keponakanku, melaju ke km 20 arah Dieng menuju gardu pandang. Jalanan masih sepi sehingga bisa sampai di garadu pandang sekitar 05.30, waktu yang tepat untuk menikmati suasana fajar dan menanti mentari terbit.
Puji Tuhan, sampai di gardu, cuaca cukup cerah dan dikejauhan terlihat semburat jingga dan puncak gunung Ungaran terlihat menyembul diantara awan.
Silahkan menikmati

Wonosobo Kota Kecilku - Kota Pensiunku (nanti)




Berkunjunglah ke Dieng, pada pertengahan Juli 2010 karena ada Festival Dieng. Jangan lupa singgah sebentar di Wonosobo dan nikmati suasana yang sejuk, adem ayem, dan ketenangan serta berbagai makanan yang layak untuk dinikmati.
Masa kecilku hingga lulus SMA ada di kota tercinta ini, dan impian ku akan jadi kota Pensiunku (nanti)
Silahkan nikmati gambarnya, dan buktikan saja dengan berkunjung ke Wonosobo, biasanya sekali ke Wonosobo akan selalu mengulang kembali. tks

Saturday, June 05, 2010

Re-visit Semarang Kota Tua




Bahan Baku Beras Ketan




Ketan bakar, menjadi salah satu pilihan menemani segelas kopi panas, ketika menikmati dingin dan sejuknya suasana di Lembang. Menikmati ketan bakar bagi sebagian besar orang dengan dicocol sambel oncom, atau serundeng.
Sagon, bahan baku utama adalah beras ketan yang ditumbuk di campur dengan parutan kelapa, dan sedikit gula pasir menjadi adonan kering, cara memasaknya adalah adonan dimasukan cetakan, kemudian dimasukkan diatas bara api anglo, dan diatasnya ditutup piring seng yang diatasnya diberi bara arang. Jika sudah masak maka sagon akan terlihat kering dan kuning bekas bara. Menikmati sagon di pagi hari ditemani secangkir teh tawar hangat, terasa pas nikmatnya. Sagon kering banyak diproduksi diberbagai kota, namun untuk sagon yang satu ini hanya ada di Wonosobo, tepatnya di Lt.3 Pasar Kota Wonosobo.
Serabi, bahan baku utama adalah beras ketan yang ditumbuk dengan parutan kelapa dan santan. Serabi Setjonegoro, namanya. Untuk memudahkan mengingat bahwa serabi ini hanya ada dibelakang RS Setjonegoro di Wonosobo. Cukup kreatif, ternyata sekarang sudah mulai mengikuti selera konsumen dengan berbagai pilihan. Namun menurut saya kenikmatan rasa serabi ini paling jempol untuk rasa original.

Sunday, May 30, 2010

Tangkuban Perahu




Liburan panjang kali ini, dapat jatah nganter keponakan dari jkt yang pengin main ke bandung, terus lembang, tangkuban perahu....
Biar nggak kena macet... berangkat pagi dari rumah sekitar 06.30... mampir dulu di GOR Saparua... sarapan pagi nasi kuning atau bubur ayam>
Meluncur lancar menuju lembang terus ke tangkuban perahu... dan.... beruntung banget udara sangat cerah... i love blue....
Langsung jeprat-jepret lupa kalau tujuan semula nganter keponakan...
Silahkan menikmati dan sarannya

Saturday, May 29, 2010

BukitTinggi, Maninjau, Lembah harau




Area Bukit Tinggi, Danau Maninjau dan Lembah Harau di Payakumbuh.
Alam yang mempesona, dan masih alami.

Friday, May 28, 2010

Padang (foto lama)




Liburan keluarga Mei tahun lalu, menelusuri pantai sekitar Kota Padang.... cuaca cerah langit biru ....

Thursday, May 27, 2010

Galunggung (foto lama)




Ditahun 1988, saya pernah naik ke Gunung Galunggung, dengan kondisi yang jauh berbeda dengan kondisi sekarang. Dulu dari tempat pemandaian air panas sampai atas danau masih terhampar pasir bekas letusan.
Kali ini jalan aspal mulus hingga tempat parkir dibawah tangga naik kawah gunung galunggung sebanyak 620 anak tangga.
Lumayan untuk ukuran big size seperti saya menapak tangga sebanyak 620...., perlahan dan pasti akhirnya sampai juga diatas.

Wednesday, May 26, 2010

Situ & Candi Cangkuang




Minggu siang 23 Mei 2010 bersama keluarga mau berkunjung ke Garut untuk nengok keponakan yang sedang berbahagia atas kelahiran putra 2. Namun ketika dalam perjalanan, ada perubahan rute, mampir dulu ke situ cangkuang yang jaraknya hanya sekitar 6 km dari Jalur utama Bandung-Garut. Tepatnya di daerah Leles, belok kiri melalui jalan beraspal yang relatif baik. Sepanjang perjalanan bisa menikmati hamparan hijau persawahan.
Ketika sampai di situ cangkuang, hujan turun dan kami berteduh menunggu hujan reda. Syukur banget, hujan hanya sebentar dan kami bisa menikmati segarnya alam, semilir diatas rakit menuju pulau kecil ditengah situ cangkuang.
Di tempat ini terdapat, candi, juga makam pendiri kampung Pulo, dimana di kampung ini hanya ada 7 rumah dan 1 masjid, apabila ada keluarga baru, maka keluarga tsb harus pindah dari komplek ini. Sampai dengan saat ini wasiat ini tetap dipertahankan.
Pepohonan besar banyak terdapat di sekitar candi cangkuang, menambah sejuk suasana sekitar candi. Nama Cangkuang berasal dari nama pepohonan sejenis pandan yang hanya hidup disekitar Candi.
Selain itu juga ada musium didekat candi yang menyimpan berbagai artefak termasuk naskah khotbah hari Jumat yang ditulis diatas kulit kayu.
Selamat menikmati dan jangan lupa kritik dan sarannya... Terima kasih

Tuesday, May 25, 2010

Dream Land - Pecatu




Kali ini mengulangi kunjungan ke Dreamland, namun tidak melewati jalur jalan pedesaan, langsung masuk ke komplek Pecatu Indah Resort. Gerbang yang megah dan dijaga satpam, menyambut kami memasuki areal resort yang cukup terkenal.
Menuju dreamland melalui jalur ini, sangat nyaman karena jalan dalam komplek yang sangat bagus, dan berhenti ditempat parkir kurang lebih 500 m dari bibir pantai.
Berbeda dengan Dreamland yang asli, yang berada disebelah selatan lokasi ini, menjadi tempat impian para peselancar. Tempat ini lebih banyak dikunjungi wisatawan yang menikmati keindahan alam, yaitu tebing terjal dan pasirputih serta gugusan karang tajam dipinggir pantai.
Silahkan menikmati dan jangan lupa kritiknya... Tengkyu

Monday, May 24, 2010

Kuta Sore Hari




Awan mengambang di batas laut..., mentari tenggelam di balik awan meninggalkan semburat jingga senja...

Kuta Siang Hari




Ketika istirahat siang tiba, langsung ganti celana pendek dan kaos oblong.... lari ke pantai...yang cerah dan panase pas uyeng-uyeng...., tidak menyurutkan langkah menuju tepi pantai.
Beberapa moment keindahan di Kuta sempat saya abadikan. Silahkan dinikmati dan kritiknya... saya tunggu. terima kasih.

Kuta Pagi Hari




Suasana pagi di Kuta sangat sepi, dan sangat pas untuk aktivitas olahraga pagi, ada yang jalan kaki, lari, bersepeda juga ada yang mulai seluncur dan ada juga yang menjaring ikan.

Saturday, May 22, 2010

Jayakarta Legian

Rating:★★★★
Category:Restaurants
Cuisine: Other
Location:bali
Plecing Kangkung, ikan bakar balado, ayam sambal atah

Memanfaatkan istirahat siang di tepi Kuta, menikmati indahnya pemandangan pantai dan para pengunjung yang bermain selancar, tak terasa waktu sudah lewat 12.30. Panas yang cukup menyengat dan alarm perut sudah memberi tanda waktu makan siang telah tiba.

Menuju ke tempat makan yang terletak di depan pantai, mencoba untuk melihat menu makan siang yang disiapkan Hotel, kali ini tersedia menu yang cukup menarik yaitu Plecing Kangkung, ayam sambal atah dan ikan bakar balado menjadi pilihan saya.

Plecing kangkung, disajikan cukup menarik dan warna hijau kangkung masih cukup cantik, bumbu plecing pedas terlihat malu-malu suadh menyesuaiakan tamu. Gigitan pertama plecing kangkung terasa empuk dan renyah dan bumbu gurihnya terasa cukup meresap. Bagi penikmat plecing kangkung sajian ini akan terasa kurang nendang pedasnya, namun secara umum menurut saya di atas rata.

Ikan bakar balado, irisan ikan bakar yang tipis dan terlihat ”mringin” kuning dan balutan sambal merah menambah selera makan siang. Namun kembali untuk rasa pedas ini masih kurang nendang bagi penggemar masakan pedas. Irisan yang tipis dan cara panggang yang pas, membuat irisan ikan terasa kering sampai dalam. Balutan sambal balado diatas irisan ikan ketika gigitan pertama terasa paduan rasa gurih ikan bakar dan sedikit rasa pedas terasa pas di lidah.

Ayam sambal atah, daging ayam yang terlihat putih dibalut dengan irisan bawang merah tipis-tipis, dan sedikit taburan cabai, membuat tangan segera menari-nari di atas piring untuk mengambil sepotong kecil ayam sambal atah, terasa rempah yang bertaburan di atas daging ayam cukup gurih dan menyamarkan rasa ayam yang menjadi satu dengan rasa jahe. Balutan sambal atah sedikit malu-malu karena lebih banyak irisan tipis bawang merah, dibandingkan dengan irisan tipis cabe. Bagi penikmat masakan Bali khususnya sambal atah secara umum rasa pedasnya sangat kurang. Saya bayangkan rasanya semakin nendang apabila ditambahkan irisan cabe sehingga level pedasnya bisa ditingkatkan .

Tiga sajian ini saya nikmati tanpa nasi dan ditutup dengan irisan nanas dan pepaya, secara umum…. sangat layak dicoba.

Gu2k di Kuta




Setiap pagi, banyak terlihat orang berjalan pagi bersama pemeliharaannya... gu2k.., kali ini beruntung bisa dpt moment gu2k mandi pagi di pantai.....

Saturday, May 15, 2010

Beatles Nigth – Gpluck




Setelah lama jarang kumpul, beberapa anggota Ketapel ngajak ngumpul di Green Coffee malam mingguan, boleh ngajak anak istri (kalau mau). Kebetulan malam ini 15 Mei 2010, di Green Coffee menampilkan band Gpluck (jiplak) dengan 4 formasi seperti Beatles. Merupakan wakil dari Asia Pasifik yang tampil di Liverpol di tahun 2009 pada Beatles Night.
Sekedar reuni kecil, yang kumpul 10 orang anggota Ketapel dengan perubahan besar setelah sebagian besar sudah SETULEGI (Setengah Tua Lemu Ginak-ginuk)

Wednesday, May 12, 2010

Dua Dara - Bayah

Rating:★★
Category:Restaurants
Cuisine: Seafood
Location:Bayah
Setelah menahan lapar dari muara Binanguen, karena sulit mencari rumah makan, akhirnya setelah sampai di Bayah kami melihat rumah makan dua dara. Menu makan siang... ikan kuwe bakar dan cah kangkung,
hidangan ludes...., karena lapar....

Sawarna...., saya belum sampai sana




Menuruni punggung bukit yang hijau menuju desa Sawarna, kami berhenti di warung yang posisinya sangat pas untuk melihat keindahan pantai Ciantir dan tanjung Layar desa Sawarna.
Kami berhendi sejenak karena hujan cukup deras, dan pemilik warung yang sangat ramah mempersilahkan kami untuk melihat indahnya sawarna dari sisi warung.
Hujan lebat dan waktu sudah menjelang sore...., kami memutuskan untuk menunda mengunjungi Sawarna dari dekat.
Kira-kira 10 menit perjalanan dari warung, terdapat gerbang atau jembatan gantung yang menunjukkan arah pantai Ciantir dan Tanjung Layar......
Kami akan datang lain kali,........ terima kasih untuk hujan yang turun hari ini.
Langsung tancap pulang ke Bandung melalui Cisolok, Pelabuhan Ratu, Sukabumi Cianjur dan sampai di Bandung sekitar jam 22.00.
Terima kasih Tuhan atas perlindunganMu selama perjalanan menikmati indahnya alam ciptaanMu. Amien.

Pantai Pulau Manuk




Hujan bertambah deras, ketika mendekati arah pantai ke Pulau Manuk, membayangkan betapa indahnya disini ketika sunset. Meskipun hujan, kami bersyukur karena masih sempat menikmati dari jauh pulau Manuk.
Sepi pengunjung dan masih natural... pisan!

Ombak & Karang




Setelah melewati Malingping menuju Bayah, hujan mulai turun dan pemandangan indah sepanjang pantai selatan tidak bisa dijadikan obyek jepretan, namun rasanya sayang kalau banyak spot yang sebenarnya sangat menarik untuk dinikmati. Hujan cukup deras, kami hanya sepintas menikmati indahnya jajaran karang dan ombak sepanjang jalan ke Bayah.

Bagedur




Sepengetahuan saya (CMIIW) pantai ini cukup panjang lebih dari 6km panjangnya, pantai sangat landai, dan pasirnya cukup padat sehingga sebagian besar bisa dilalui kendaraan roda4.
Selain itu ombaknya juga tidak terlalu besar dibandingkan dengan lokasi lain sepanjang pantai selatan jawa.
Fasilitas umum rasanya masih perlu ditingkatkan untuk menarik wisatawan, sementara dari tepi pantai terdapat pondok bagedur yang cukup representatif, bila ingin bermalam di pantai bagedur.

Monday, May 10, 2010

Muara Binuangen




Dari tanjung lesung, balik kanan menuju Cigeulis, dan dilanjutkan menuju Cikeusik. Ternyata jalur ini cukup parah, tidak ada yang bisa dipilih karena sebagian besar aspal sudah mengelupas tinggal bebatuan yang nampak dan lubang-lubang yang cukup besar. Kebetulan tidak ada kendaraan lain baik dari arah belakang maupun dari depan sehingga kami leluasa untuk memilih jalur yang lebih baik.
Perjalanan menuju Cikeusik benar-benar cukup menguras tenaga, karena semi off road, nggak terbayang jalur ini ternyata banyak yang rusak.
Setelah melewati Kecamatan Cikeusik, kondisi jalan relatif lebih baik dan bisa sedikit memacu perjalanan menuju Muara Binuangen. Banyak orang bilang muara binuangen menjadi salah satu tempat favorit untuk memancing.
Akhirnya kami sampai di Muara Binuangen setelah melewati Jembatan kemudian belok kanan menuju pasar sekaligus menuju tepi pantai dan muara sungai. Pemandangan cukup baik dan silahkan menikmati gambar dan jangan lupa kalau mau ngritik atau saran. Matur nuwun

Tanjung Lesung




Rute perjalanan dari Anyer - Carita dilanjutkan ke Tanjung Lesung, untuk menghilangkan rasa penasaran. Hanya singgah sebentar untuk ambil gambar di pantai, silahkan untuk dikomentari

Dikeheningan pagi - Pantai Anyer




Menyusuri pantai bagian barat dan selatan Banten & Jabar, diawali dengan kesunyian disekitar Pantai Anyer. Belum banyak aktivitas disepanjang jalan Anyer, kami sudah mulai menapak ke area Pantai Anyer dan Karang Bolong.
Pintu gerbang pantai masih tertutup, dan belum ada penjaga yang datang, setelah jeprat-jepret... menuju warung makan untuk sarapan pagi.

Saturday, May 08, 2010

Kerbau berendam di Pantai Bagedur




Di Kalimantan, banyak sekali kerbau yang hidup di rawa-rawa sehingga kerbau bisa berenang di rawa yang sudah menjadi habitat hidupnya.
Dibanyak tempat di Jawa, sebagian besar kerbau bila sudah selesai membajak sawah, akan dibawa oleh penggembala menuju sungai untuk berendam membersihkan lumpur.
Di pantai Bagedur, saya menunggu rombongan kerbau yang berjalan kearah timur menuju tempat saya berdiri. Ternyata kerbau2 tersebut tidak berjalan kearah saya tetapi menuju pantai dan ketika penggembala mengarahkan ke satu tempat, semuanya menurut dan masuk ke air dipantai Bagedur.
Sebanyak 23 ekor kerbau, dengan tenang dan pasti menuju satu tempat untuk berendam di pantai dan menikmati deburan ombak....., baru sekali ini saya melihat kerbau berendam di pantai selatan yang ombaknya besar2.
Sambil mengambil gambar kerbau berendam di pantai, saya tanyakan kepada penggembala ternyata hal ini sidah menjadi jadwal rutin berendam di pantai untuk membersihkan badan kerbau dari lumpur.....
Silahkan menikmati, atau mau mencoba lihat ketika mengunjungi pantai Bagedur.

Wednesday, May 05, 2010

Awan Awan




Diantara langit biru....., akan ada awan ketika turun hujan, dan akhirnya hujan..., terkadang habis hujan akan tampak pelangi....

Gudeg Yu Nap

Rating:
Category:Restaurants
Cuisine: Other
Location:Bandung
Menu sarapan pagi ketika sedang pulang ke Jogya ada bubur gudeg...., mungkin nggak pernah terbayang bagi yang belum pernah menikmatinya.
Ada beberapa warung nasi gudeg di Bandung, satu diantaranya Gudeg Yu Nap, kami bertiga sengaja untuk mencoba menu gudeg komplit di Gudeg Yu Nap. Ternyata cocok untuk "taste"nya sehingga makan siang satu piring ludes... dan sekalian bungkus untuk menu sarapan pagi esok hari.... bubur gudeg. Enak tenan.

Friday, April 30, 2010

Keindahan Lampung Selatan




Sekitar 1,5 Jam perjalanan dari Bakauhuni, dikejauhan sudah mulai terlihat hamparan pantai dengan pasir putihnya.
Betapa beruntungnya kami, karena penginapan di Kalianda saat kami datang benar-benar sepi karena, karena cek in hari Senin.
Suasana yang nyaman dan ketika fajar terrasa bebas untuk menikmati kecantikan fajar pagi.

Ratu Boko Kala Senja




Candi Ratu Boko, cukup menarik untuk diabadikan, mau fajar, siang hari, maupun kala senja...., tetap menarik dan seolah "ngawe-awe, untuk mbalik nengok candi ratu boko"

Selamat Pagi Solo




Mentari muncul diatas Gunung Lawu, menyapa setiap insan.
Selamat pagi Solo

Saturday, April 24, 2010

Lido Resort




Lido Resort, terletak di jalur utama Bogor - Sukabumi. Lingkungan yang asri serba hijau dan danau Lido membuat suasana begitu nyaman, meskipun terletak dijalur utama tetapi tidak terasa kebisingannya. Tempat ini juga banyak dipergunakan untuk kegiatan outbond. Silahkan untuk menikmati....

Friday, April 23, 2010

Biru di Situ Gunung




Taman wisata alam Situ Gunung merupakan kawasan Pelestarian Alam dengan tujuan utama adalah untuk pariwisata dan rekreasi alam. Udara di Situ Gunung fresh...., bebas polusi, segar banget dab beningnya air situ yang dikelilingi hijau pepohonan yang besar-besar seperti pohon Damar, Rsamala, Puspa Saninteun.
TWA Situ Gunung terletak di kaki Gunung Gede Pangrango, kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Untuk mencapai lokasi ini bisa ditempuh melalui dua jalur yaitu :
1. Jakarta – Bogor – Cisaat-Situ Gunung -jarak total sekitar 123 Km
2. Bandung – Cianjur-Sukabumi-Cisaat - 108 Km.

Di TWA Situ Gunung dapat menikmati indahnya alam, mulai dari situ (danau kecil), air terjun atau trecking mengelilingi kawasan wisata, juga campaing ground, juta tersedia cottage yang cukup representatif. Untuk masalah keperluan makan, tersedia juga catering yang akan melayani kita dengan terlebih dahulu memesan.

Saya beruntung ketika mengunjungi Situ Gunung udara sangat cerah, sehingga bisa menikmati hijau pepohonan juga biru langit di atas Situ Gunung?
Selamat menikmati keindahan alam Situ Gunung......, siapa tahu ada yang tertarik untuk mengunjungi SITU GUNUNG.

Info TWA Situ Gunung silahkan hub. Tel. 0266-7076016

Biru di atas Selabintana




Selabintana, nama sebuah hotel pariwisata, terletak sekitar 7 Km dari Sukabumi kearah utara, berada di lereng Gunung Pangrango dan Gunung Gede. Hawa yang sejuk dan segar serta pemandangan alam yang indah dan tenang....,
Kicauan burung menyambut pagi....menambah cerah suasana pagi...

Biru Gunung dikejauhan




Perjalanan menuju Sukabumi melalui jalur Bandung-Cianjur-Sukabumi....., sangat menyenangkan karena bisa menikmati kesuburan sawah hijau dengan latar belakang gunung Pangrango dikejauhan dengan langit biru dan awan putih.
Indah sekali..... biru langit, biru gunung...

Sunday, April 18, 2010

Senja membiru semburat jingga




Melintasi jalan tol Purbaleunyi yang terletak di Bandung selatan,
sembari menengok temaram di ujung barat, perlahan mengarah ke jalur alternatif yang membelah sawah dan kolam2.
Pemandangan menjelang senja sangat indah....
beruntung hari ini diperkenankan untuk mengagumi indahnya senja membiru semburat jingga.
Berjalan dipematang yang sepi, langsung jeprat jepret untuk mengabadikan indahnya senja hari ini, meskipun mentari tertutup awan namun keindahan masih bisa dinikmati
Terima kasih Tuhan untuk hari yang cerah sepanjang hari ini.

Langit biru sore hari




Hari cerah sepanjang hari....., mungkin pertanda penghujan mulai berakahir....
Biru.... langit dan awan putih

Saturday, April 17, 2010

Saturday, April 10, 2010

Bunaken (Foto lama)




Berkas foto (hard copy), saya coba jepret ulang untuk di simpan di file, Bunaken tidak akan terlupakan, pemandangan taman laut yang indah dan pantai yang bersihdan lingkungan yang masih cukup alami ( 8 tahun lalu).

Tanjung BIRA ( 7 tahun lalu)




Butir pasir yang sangat lembut, air laut yang jernih.... sangat berkesan bagi kami sekeluarga. Tanjung Bira....

Monday, April 05, 2010

Langit biru




Selalu indah melihat biru langit,
Selalu beda motif awan putih di biru langit,
Selalu ada setiap hari,
Selalu ada biru langit
Biru kesukaanku

Sampeyan ada yang suka???

Saturday, April 03, 2010

Fajar




Merindukan Fajar dimusim hujan, seolah menanti penuh harap, semoga pagi tidak mendung, semoga hujan tidak menghampiri.
Sejenak semburat mentari muncul dari balik bukit, bersyukur menyambut hari baru. Silahkan dinikmati dan sarannya. tks

Friday, April 02, 2010

Panen Padi mulai Fajar




Sabtu pagi, ingin sekali menikmati fajar pagi, sekitar jal 5 pagi sudah meluncur dekat tol Purbaleunyi. Semula semburat jingga sudah mulai nampak, namun kabut pagi mulai menutup sang surya. Akhirnya pilihan berganti karena sudah terlihat aktivitas di sawah yang sudah menguning.
Terlihat para petani sudah mulai memotong bulir padi yang sudah masak.
Sejauh mata memandang, hamparan sawah yang menguning dan bekas pokok padi yang telah dipanen.
Beberapa aktivitas saya coba tampilkan, mohon komentar saran, kritik ... sak karepmu... saya ucapkan tengkyu.

Monday, March 29, 2010

Adakah Kasih tanpa syarat???

Dalam kehidupan bermasyarakat saat ini,  pada umumnya hubungan yang terjadi antara satu orang dengan orang lain seperti layaknya sebuah transaksi kehidupan.  Semua hubungan terjadi karena ada motif transaksi, bahkan seringkali memanfaatkan hubungan untuk memperoleh keuntungan diri sendiri.

Secara kasat mata, akan terllihat seolah seseorang membantu orang yang lain, namun tidak sepenuhnya orang tersebut membantu tanpa pamrih.

 

Terlebih lagi, ketika seseorang mulai menjalin hubungan kasih dengan pasangannya, berbagai hal dilakukan untuk memperoleh imbalan kasih dari pasangaannya agar tidak bertepuk sebelah tangan.

 

Apakah mungkin seorang pria akan mengasihi seorang wanita tanpa syarat sama sekali ? jawabannya “tidak mungkin”, bahkan dalam kehidupan saat ini, banyak sekali pernikahan yang harus pecah ditengah jalan meskpun baru seumur jagung. Ini terjadi karena landasan kasih adalah transaksional, ada hitungan untung rugi, ada rasa dendam, ada rasa benci, ada rasa marah ketika pasangannya bertindak tidak sesuai dengan keinginan berdua yang telah disepakati.

 

Atau mungkin juga, seseorang memberi bantuan kepada yang lain,  baik atasan, rekan sekerja atau mitra bisnis atau juga hubungan pertemanan, sepanjang motif transaksi menjadi landasaran maka semuanya akan berakhir dengan tidak baik.  Transaksi terjadi ketika kedua belah pihak menerima syarat2 meskipun hal tersebut tidak pernah diungkapkan.

Transaksi akan berakhir ketika syarat itu tidak terpenuhi olah salah satu pihak.

 

Sering terucap hubungan/ kasih transaksional dengan ciri khusus yaitu terselip sebuah kata “tetapi/ tapi”

“Aku mengasihi sepenuh hatiku, tapi apakah engkau juga mengasihiku?”

“ Saya akan bantu sekuat tenaga, tapi apakah engkau mau ……..”

“ Saya akan menyelesaikan masalahmu, tapi kami harus………”

 

Jadi jikalau kita berniat untuk mengasihi/ membantu sesama, lakukanlah itu tanpa mengucapkan ”tetapi/tapi”

 

Lalu, mungkinkah seseorang mengasihi sesamanya tanpa syarat?

Hareee geneee? Masih ada orang bisa mengasihi sesama tanpa syarat??  Mimpi kali ye !!!

Ya, benar, ucapan seperti itu akan meluncur dengan cepat, karena pada dasarnya kita manusia sudah banyak mementingkan diri sendiri terlebih lagi ketika untuk memperoleh sesuatu harus bekerja keras sekuat tenaga. Namun perlu diingat bahwa keberhasilan yang kita raih, bukanlah kemampuan kita semata, tetapi Tuhan Yang Maha Kasih memberi kemampuan kepada kita.

 

Lha, kalau kita merasa bahwa keberhasilan kita juga suatu anugerah, apa kita juga tetap sulit untuk berbagi kasih tanpa syarat???

 

Kita masih ingat Bunda Theresa,  sebagai contoh Bunda Theresa tanpa banyak bicara, tanpa banyak seminar, tanpa banyak worskhop, namun Ibunda Theresa selalu bekerja, bekerja dan bekerja membagikan kasih kepada sesama, meskipun orang tersebut miskin, meskipun orang terebut terbuang, meskipun orang tersebut tidak dikenal, meskipun orang tersebut menolak dia, meskipun orang tersebut mendekati ajal. 

Kasih yang tulus, kasih tanpa syarat sudah dicontohkan oleh Bunda Theresa.

Itulah wujud kasih tanpa syarat,  membantu/ menolong orang lain tanpa kata tapi.

 

Sebentar lagi bagi umat Katholik/ Kristen akan merayakan Jumat Agung  2 April 2010 dan Hari Paskah 4 April 2010,  yang merupakan wujud Kasih Allah kepada umatNya. 

Begitu besar kasih Allah kepada manusia, mekipun kita banyak kesalahan, meskipun kita sering tidak taat, meskipun kita lupa mengucap syukur atas berkatNya, meskipun kita banyak dosa.

Melalui pengorbanan dan kematian Yesus di kayu salib sebagai karya keselamatan dan kasih Allah dinyatakan kepada setiap umatNya.

 

Selamat merayakan Hari Jumat Agung dan Hari Paskah bagi semua umat Katholik/ Kristen yang merayakan, semoga Kasih Tuhan selalu menyertai kita semua.

 

 

Bandung,  30  Maret 2010

 

 

 

Purwadi Siswana

 

Thank’s to Mr. IWN