Saturday, September 24, 2011

Braga Festival




Kembali kota Bandung menyelenggarakan Braga Festival, yang dilaksanakan di sepanjang jalan Braga.
Sedikitnya terdapat 4 panggung untuk pentas mulai dari yang tradisional hingga musik modern akan ditampilkan di panggung ini.

Silahkan datang ke Bandung , festival ini berlangsung hingga besok tanggal 25 September 2011.

Nb. ini oleh2 buat yang tadi bilang mau ikut superman terbang ke bandung hehehe

Friday, September 23, 2011

Menikmati akhir pekan




Bangun agak siang, bener-bener menikmati akhir pekan.
Ingin menikmati suasana pagi yang santai...
Goreng tempe kemul..., jerang air....buat kopi
Enak tenan... secangkir kopi dan tempe kemul hangat
menemani kami sekeluarga ngobrol bareng dipagi hari

Matur nuwun Gusti, untuk pagi yang indah ini

Tuesday, September 20, 2011

Berkubang di pantai Bagedur




Setiap hari sekitar pukul 13.30 pengembala kerbau selalu menggiring kerbaunya menuju pantai Bagedur.
Satu persatu kerbau teratur menuju satu tempat yang sudah biasa digunakan untuk "mandi kerbau" setelah selesai membajak sawah.

rasanya masih penasaran kepingin mengunjungi pantai Bagedur yang panjangnya lebih dari 6 km dan pasirnya yang padat bisa dilalui kendaraan...
dan menanti kerbau beriringan menuju pantai ...

siapa mau kesana?

Sunday, September 18, 2011

Gambung - Ciwidey




menikmati keindahan fajar di Gambung
pemandangan indah disisi barat dan sisi selatan terlihat layering yang indah
kali ini mencoba untuk belajar item putih

mohon saran/ kritiknya

matur nuwun

Thursday, September 15, 2011

Borobudur




Keindahan dan kebesaran candi Borobudur, selalu ada sisi lain yang menarik untuk dinikmati keindahannya

Monday, September 12, 2011

Ikut Pameran Foto




Puji Tuhan, bisa ikut mempromosikan keindahan alam indonesia melalui pameran foto di KJRI Frankfurt.
Dua foto yang lolos yaitu Candi Arjuno dan Pulau Ismoyo.

Terima kasih Gusti

Sunday, September 04, 2011

Mie Ongklok & Sate pak "Yadi"

Rating:★★★★
Category:Other
Ritual kalau mudik ke wonosobo, makan mie ongklok bareng
Meski banyak warung mie ongklok, salah satu tempat favorit kami sekeluarga
adalah Mie Ongklok pak Yadi.
Tempatnya di Jl A Yani Wonosobo

Friday, September 02, 2011

Fajar di Rawa Pening




Sekian lama memendam keinginan untuk mengunjungi Rawapening....., akhirnya bisa menikmati keindahan Rawa Pening.
Janjian sama mas Dhave sekitar jam 5 pagi di perempatan Jetis Salatiga, kami bertiga (Saya, Dhave dan QQ keponakanku) meluncur kearah Tuntang.

Puji Tuhan untuk kesempatan yang diberikan kepada kami....
Pagi yang cerah dan pemandangan yang indah.
Harmoni alam yang indah antara Rawa Pening dan dikejauhan membiru Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo.

Terima kasih Gusti untuk pagiMu yang indah

Rawa Pening, 1 September 2011

Mas Dhave... matur nuwun ya sudah menemani ngublek2 rawa pening

Senja di Prambanan




Betapa beruntungnya sore ini ketika bisa mengunjungi prambanan dikala senja.
Berulang kali berkeinginan untuk menikmati senja di Prambanan tetapi selalu saja tidak berhasil, berulang kali melewati jalur Yogya - Solo tapi tidak pernah dapat moment yang indah seperti sore ini.
Pernah pula mencoba ke Prambanan ketika cuaca sore cerah sekai, tapi ternyata terlambat sang mentari sudah tenggelam di ujung cakrawala.

Monggo-monggo, silahkan menikmati dan mohon kritik dan sarannya

Terima kasih Gusti untuk senjaMu yang indah di Prambanan

Prambanan, 29 Agustus 2011, ditemani Abram

Thursday, September 01, 2011

Waduk Wadaslintang




Sebagian wilayah wonosobo bagian selatan yang berbatasan dengan Kebumen, memiliki kondisi tanah yang kurang subur dan relatif lebih kering dibandingkan wilayah lain.
Untuk memenuhi kebutuhan perairan di wilayah ini dan di kebumen maka dibangunlah waduk Wadaslintang

Saturday, August 06, 2011

Ndesa ku




Gambar lawas ketika pulang ke Wonosobo, betapa indahnya dan suburnya ndesaku.

Terima kasih Gusti..

Wednesday, August 03, 2011

Chocodot

Rating:★★★★
Category:Other
Satu-satunya di dunia "Chocolate with dodol Garut" menjadi salah satu alternatif buah tangan dari Garut.
Menurut saya ini juga aksi "glocal" dan coklat ini bener2 ASGAR banget.

Tuesday, August 02, 2011

The hidden Paradise




Perjalanan yang cukup melelahkan dan bisa juga bagi sebagian orang membosankan, jalan berkelok-kelok dari Pamengpeuk hingga Cikajang menembus pegunungan dan hutan.
Jika anda sudah melalui kelok 44 dan merasa ssangat melelahkan..., jalur ini lebih dari 100 kelok.....:)
Betapa beruntung saya melihat pemandangan yang sangat indah ketika sejenak melepas lelah disalah satu tikungan tajam.
Seolah melihat "surga yang tersembunyi di antara hutan dan pegunungan"
Sangat indah..

TRIPLE 'O'

http://poerwadi.blogspot.com/
uneg2 ati, renungan dan tulisan lainnya

Lama nggak nulis

Kalau pikiran lagi buntu
mulutpun terasa kelu
tanganpun kaku
hingga nulispun aku nggak mampu...

ayo nulis lagi....

Saturday, July 23, 2011

Puncak Darajat




Banyak wisatawan yang berkunjung ke Garut langsung menuju tempat favorit seperti Cipanas, Kampung Sampireun dan sekitarnya.
Ternyata kali ini saya beruntung banget... mengikuti petunjuk menuju kawah Darajat.... jarak sekitar 22 Km dari kota Garut.
Jalan menuju lokasi sangat bagus.. hotmix mulus..
Puncak Darajat memberikan fasilitas kolam air panas, dan penginapan serasa dinegeri atas awan.

Satu hal yang menjadi saya ingin kembali kesini..., membayangkan keindahan Sunrise....
Jika Tuhan mengijinkan.... saya akan hunting Sunrise ditempat ini, karena diujung terlihat gunung Cikuray dan lembah hijau sekitar Garut.
Selesai hunting... terus berendam dalam kolam air hangat...
enak tenan.

Kopi Luwak Papandayan

Rating:
Category:Other
Mungkin keberuntungan bagi saya, ketika pulang dari pangandaran setelah menyusuri pantai selatan, saya ambil jalur pulang lewat Tasik - Garut.
Sambil melepas lelah, kami menikmati makan malam di warung makan sekitar Kadungora... dan ada minuman kopi Luwak.
langsung saya coba dan ternyata.... enak tenan...
Sabtu ini bersama istri dan qinan muter2 Garut... pulangnya bawa kopi luwak.
Lumayan punya persediaan 3 pak, cukup untuk kami nikmati sekeluarga.
Mau?

Friday, July 15, 2011

Wana Wisata Karang Nini




Letak wana wisata ini sekitar 6 km menjelang Pangandaran, menuju ke lokasi wana wisata Karang Nini, kita akan melewati jalan beraspal (baru diperbaiki sekitar 1 bulan) yang membelah perkebunan jati milik perhutani.

Dilokasi ini tersesia penginapan sementara hanya tersedia 3 rumah masing2 dengan 2 kamar tidur. Tarif permalam Rp. 275 ribu.
Suasana di penginapan sangat cocok bagi rekans yang ingin menikmati kesunyian, yang hanya mendengarkan kicauan burung, debur ombak dan angin yang menggerakkan dedaunan.
Pemandangan dari depan penginapan sangat indah, berhadapan langsung dengan laut selatan. Juga terdapat akses jalan setapak menuju pantai berkarang yang banyak terdapat ikan2 hias.

Tidak jauh dari penginapan terdapat area parkir yang cukup besar, dan pengunjung bebas untuk menikmati keindahan alam juga semacam bukit yang menjorok ke laut.
Pemandangan sangat indah dan mengaggumkan, kesebalh timur dikejauhan telihat horizon pulau Nusakambangan, kebarata tanjung pangandanaran.
Tempat ini sangat cocok bagi rekans yang ingin mengabadikan sunrise dan sunset.
Dibawah bukit, terdapat jalan kecil menuju pantai timur, yang terlihat indah dan seolah tak belum terjamah... karena tidak ada bekas tapak kaki ketika kami turun kepantai.

Karang yang cukup besar sangat kontras dengan biru langit juga biru laut.
Disis barat jalan setapak lebih baik kondisinya dan kita bisa melihat sisi lain dari Karang dan hamparan pasir luas... dan landai

Istirahat dibawah pepohonan sambil memandang kearah laut lepas, membuat kita menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta, betapa agung dan indah ciptaannya,

Silahkan untuk dinikmati.

Jika ingin minta informasi lebih lanjut, silahkan hubungi bpk Asep Sukmaya
tlp. 085291096606 Wana Wisata Karang Nini

Pantai Batu Hiu




Pantai Batu Karas




Banyak pengunjung pantai yang hanya menikmati pantai Pangandaran, Pantai Batu karas ini terletak dekat dengan Green Canyon, tinggal mengikuti jalur jalan raya dari tempat parkir green canyon hingga sampai jembatan langsung belok kiri.
Mengikuti jalan pinggir sungai akan langsung menuju ke pantai Batu Karas.

pantai ini cukup landai dan banyak pepohonan sehingga buat pengunjung yang tidak berengan bisa menikmati keteduhan dibawah pohon.

Ada beberapa fasilitas permainan seperti selancar juga banana boat.

Karang-karang sekitar pantai juga indah untuk dinikmati,

Silahkan

Jembatan Gantung




Menyusuri arus kearah muara, sengaja saya menuju jembatan gantung...
Perjalanan menyusuri sungai ini terasa menyenangkan karena air jernih, hijau pepohonan.
Semilir angin membuat terkantuk-kantuk
TIdak terasa akhirnya sampai di jembatan gantung
Jembatan gantung ini dasarnya dari anyaman bambu dan diikat dengan kawat2 kecil ke kawat penopang.
Jalur ini merupaka jalan pintas dari pada melewati jembatan utama yang harus muter sekitar 6 Km
Tidak bisa dilalui untuk dua arah secara bersamaan.
Goyangannya sangat kencang ketika ada motor yang melewatinya,

silahkan untuk menikmatinya

silahkan menikmati gambarnya

Thursday, July 14, 2011

Cukang Taneuh




Bagian 11

Terasa tidak lengkap jika ke Pangandaran tanpa mengunjungi "green canyon".
Pagi itu kami beruntung karena tanpa harus mengantri sudah bisa lagnsung diantar perahu menuju cukang taneuh.
Beberapa kalil saya ke sini selalu airnya keruh karena bertepatan dengan musim hujan.
Kali ini beruntung... airnya jernih banget.

Menyusuri sungai yang jernih dan hijau pepohonan sekitara sungai membuat perjalanan menuju cukang taneuh terasa nyaman.

Cuaca yang cerah, air yang jernih menambah indahnya suana didalam green canyon.

selamat menikmati

Pagi di Pangandaran




Bagian 10

Sengaja kami bangun pagi untuk bisa menikmati keindahan fajar di Pangandaran
ternyata pagi ini sang mentari tertutup awan pagi
Namun keindahan pagi tetap kami nikmati.

Senja di Karang Tawulan




Bagian 9

Melanjutkan perjalanan menuju pangandaran, kami singgah di pantai Karangtawulan, menjelang senja lokasi wisata ini sudah mulai sepi.
Kami menikmati keindahan senja di pantai ini.

Nelayan Pantai Selatan




Bagian 8
Ombak yanag besar dilaut selatan menyulitkan bagi nelayan untuk mulai melaut, sehingga dibuatlah bangunan penahan ombak sehingga perahu yang akan melaut bisa lebih mudah untuk memotong ombak.
sangat menarik memperhatikan perjuangan nelayan, mulai dari bergotong royong untuk mengangkat perahu, hingga ke air dan beriringan mulai melaut.

Pantai Santolo - Garut Selatan




Bagian 7

Matahari sudah berada dipuncak, keringat sudah mulai bercucuran namun kelelahan sebanding dengan indahnya pemandangan pantai Rancabuaya.

Kami melanjutkan perjalanan menelusuri jalur selatan, terasa nyaman, jalan cukup mulus dan tidak ada kendaraan lain sehingga serasa jalan milik sendiri.

Pemandangan sepanjang jalur ini kita bisa menikmati keindahan pantai dan kadang kami berhenti di jembatan atau pinggir jalan untuk menikmati keindahan alam.
Kadang terlihat jalan lurus seolah masuk ke laut ... ternyata jalan berbelok, pemandangan yang benar-benar indah.

Tidak terasa kami sudah hampir sampai di Santolo, dan terlihat garis pantai memanjang berpasir putih. Langsung kami menuju warung makan pinggir pantai Santolo.
Sambil menunggu pesanan, kami menikmati indahnya penandangan pantai dan hembusan angin yang membuat ngantuk.
Menikmati ikan kuwe bakar, dan udang asam manis dan cah kangkung langsung kami habiskan berdua.

Setelah isitrahat sejenak, kami menuju TPI Santolo dan mengambir gambar aktivitas sekitar TPI Santolo.
Selamat menikmati ...

Monday, July 11, 2011

Biru di Puncak Guha




Bagian 6

Matahari sudah meninggi dan terasa panasnya cukup menyengat di kulit, berteduh di sisi barat Pantai Rancabuaya terasa nikmat dibuai angin laut dibawah rindangnya pepohonan.

Setelah sejenak istirahat, kami melanjutkan perjalanan menuju kearah timur dari Rancabuaya, mengambil jalur utama yang cukup lebar dan kondisi jalan masih cukup bagus. Jalan ini merupakan bagian dari Jalur Lintas Selatan Jawa Barat.
Kontruksi jembatan sudah mempertimbangkan kebutuhan untuk masa datang sehingga jembatan terlihat kokoh dan lebar.

Sekitar 3 km dari Rancabuaya, sampailah ke tempat dengan naman Puncak Guha, yang merupakan tebing di pinggir pantai, dan di area tersebut terdapat gua kelelawar, juga area untuk menikmati indahnya pemandangan pantai selatan.

Kendaraan roda 4 sekarang sudah bisa masuk ke lokasi ini, dengan membayar parkir Rp.10.000,- termasuk penumpangnya.
Lumayan tidak perlu jalan kaki di saat matahari pas panas terik.

Alur ombak yang saling menyusul terlihat berirama dan indah untuk disaksikan dari atas tebing, juga horizon laut yang seolah menyatu dengan langit biru bisa dinikmati dari tempat ini.

Pemandangan disebelah kiri... terdapat banyak pohon pandan laut yang besar sehingga memungkinkan untuk jadi tempat berteduh, dan tempat yang indah bagi pasangan muda yang sedang dilanda cinta...., memandang indahnya laut dan tak hiraukan kalau ada pengunjung lainnya... asyikkk banget.

Benar-benar indah pemandangan dari Puncak Guha...., panas terik matahari terasa hilang ketika berteduh di pondok kecil dan menikmati buaian angin membuat kita terasa mulai mengantuk disiang bolong.

Dipinggir Pantai Rancabuaya




Bagian 5

Sambil berteduh dibawah pohon, sejenak mengawasi aktivitas disekitar pantai, terlihat seorang anak berlari membawa peralatan pancing dengan tergesa-gesa.
Setelah meletakkan kaleng berisi ikan kecil dan udang sebagai umpan, gunting dan sandalnya, segera lari menuju kearah karang untuk segera melempar umpan pancingnya.

Disisi lain dua anak perempuan kecil sedang bercanda dan berenang ditepian, tertawa penuh riang..... dunia anak-anak dunia yang penuh kegembiraan.

Satu pose photografer amatir sedang membidik sasaran yaitu pemancing di tepi pantai, terlihat menikmati obyek sehingga panas terikpun tidak terasa.

Ketika ombak besar datang, pemancingpun segera menepi agar terhindar terpaan ombak yang besar.

Terasa menarik mengambil gambar HI di tepi Pantai.

Pantai Rancabuaya




Bagian 4

Perjalanan dari curug Cibodas menuju ke Pantai Rancabuaya lebih nyaman karena jalan relatif lebih bagus dan menurun, sepi kendaraan yang lewat. Dari kejauhan terlihat batas Pantai Rancabuaya, seolah melambai-lambai agar cepat sampai kesana.

Memasuki area Wisata Rancabuaya sudah ada perubahan yang cukup banyak terutama ketersediaan hotel yang sudah baik dan ber AC. Ada 3 buah hotel baru yang merupakan satu group, dan mampu menampung banyak tamu rombongan.

Pantai terlihat sepi pengunjung, mungkin karena masa liburan sudah akan berakhir. Bunyi deburan ombak menerpa karang terdengar cukup keras. Angin bertiup cukup kencang dan cuaca sangat cerah....., langit biru tidak berawan.

Setelah membayar bea masuk yang relatif murah sekitar Rp.3.500 per orang kami mengarahkan kendaraan ke ujung timur pantai Rancabuaya untuk menikmati pemandangan alam.
Suasana yang tenang, membuat kami bebas untuk mengekplor Rancabuaya, dan saya tertarik pada gugusan batu karang sepanjang pantai.


Curug Cibodas - Cisewu




Bagian 3

Melanjutkan perjalanan dari Cukul menuju Cisewu yang berjarak kurang lebih 26 Km, harus kami tempuh dalam waktu 1,5 jam.
Menuruni jalan sempit dan aspal yang mulai mengelupas, kami harus ekstra hati-hati karena sisi kanan tebing, sementara sisi kiri jurang. Tikungan tajam dan ketika berpapasan salah satu kendaraan harus menepi dan berhenti memberikan kesempatan kendaraan lain untuk lewat.
Setelah melewati jembatan sungai, kami mulai melewati jalan menanjak dengan kondisi yang tidak jauh berbeda pada saat menuruni lembah. Secara umum jalan masih layak untuk dilalui kendaraan roda 4, kecuali jenis sedan.
Kami menyarankan agar kendaraan dicek terlebih dahulu karena turunan tajam dan tanjakan yang tinggi serta jarang ditemukan perumahan/ dusun sehingga perlu isi BBM secukupnya, ban serep juga harus disiapkan karena jarang ditemui tukang tambal ban.

Meskipun perjalanan cukup menantang, kami sempat menikmati pemandangan yang indah yaitu lembah hijau dan aliran sungai yang jernih. Sehingga tak terasa perjalanan ini tidak membosankan bahkan mengasyikkan dan cukup memacu adrenalin, terlebih lagi ketika menaiki tanjakan panjang dan sempit ada kendaraan macet.
Terpaksa kami harus berhenti dan menunggu sementara waktu karena ada truk diarah berlawanan yang tidak bisa melewati jalan yang sempit.
Ketika supir truk menyadari bahwa jalan tidak mungkin dilalui truk, maka truk mundur dan kami bisa melalui kendaraan yang mogok dengan sangat hati-hati karena sempit dan sebelah kanan jurang yang sangat dalam.

Sampai di Kecamatan Cisewu sekitar jam 8.20. Situasi tidak banyak berubah dibandingkan 3 tahun lalu. Sekitar 10 menit setelah Cisewu, saya melihat sungai yang cukup besar dan betapa beruntungnya bisa menikmati air terjun yang jernih dan tenang. ”Curug Cibodas” kata salah seorang penduduk setempat yang saya tanya.

Melihat jernihnya air segera saya masuk ke sungai merasakan dingin dan segarnya air pegunungan, dan membasuh muka dengan air sungai itu...... terasa maknyessss, dingin dan segar.
Rasanya kepingin mandi... tapi karena kondisi kurang fit ya... cukup cuci muka saja supaya tidak masuk angin.
Kepenatan perjalanan yang cukup menantang, terasa hilang setelah menikmati keindahan dan kesegaran air terjun ini.
Perjalanan kami lanjutkan menuju Pantai Rancabuaya.

Perkebunan Teh Cukul




Bagian 2

Meninggalkan situ Cilenca untuk melanjutkan perjalanan yang masih cukup panjang, kami mengarahkan kendaraan kearah perkebunan teh Cukul. Jalanan masih sepi namun dibeberapa tempat sudah mulai terllihat para pekerja pemetik teh mulai bersiap menunggu kendaraan penjemput.

Kondisi jalan sudah berubah total dibandingkan perjalanan pertama tahun 2008 banyak jalan berlobang, namun kali ini jalan sudah dihotmix mulus, sehingga kami bisa melaju dengan nyaman. Inilah buah dari pembangunan dan dampaknya sangat terasa manakala suasana di perkebunan ini menjadi lebih ramai, perumahan yang lebih tertata rapi karena perekonomian menjadi lebih maju.

Ditengah perkebunan Teh, kami berhenti sejenak untjk mengambil gambar rumah gaya eropa yang sedang dipugar, dulu merupakan bangunan kayu yang berada di tepi telaga kecil.
Bangunan in sangat menyolok karena merupakan satu2nya bangunan yang besar di perkebunan teh Cukul. Nampak bangunan ini sedang dipugar dengan bentuk sesuai bangunan lama tetapi bangunan dari dinding batubata agar kuat bertahan.
Setelah mengambil gambar, kami melanjutkan perjalanan, dan kembali lagi kami harus mensyukuri keindahan pemandangan alam di sekitar perkebunan Teh.

Kabut masih menutupi sebagian besar bukit2 teh, sehingga hanya terlihat seperti siulet yang menampakaan keindahan alam pagi ini.
Kami berhendi sejenak dan menikmati pemandangan yang indah, jalan yang mulus.

Ditempat kami mengambil gambar, terlihat elf (angkutan kota) menurunkan penumpang dan langsung melesat cepat seolah hllang tertelan kabut pagi.
Kami pacu kendaraan kearah dimana elf menuju...., namun ketika mencapai batas perkebunan, kami harus menekan rem karena jalan berubah drastis dari hotmic menjadi aspal yang mulai mengelupas.
Perubahan ini terasa sekali karena wilayah perkebunan Cukul merupakan bagian dari Kabupaten Bandung, sementara sebelah selatan masuk dalam Wilayah Garut Selatan.

Situ Cileunca




Bagian 1 dari Catatan Perjalanan Menyusuri Pantai Selatan Jabar

(Mudah2an tulisan ini dapat menambah informasi bagi rekan2 semua, yang tertarik untuk melakukan perjalanan sepanjang pantai selatan jabar.
Setiap lokasi yang kami singgahi akan kami sampaikan gambar dan uraian singkat informasi yang terkait dengan lokasi tersebut
Semoga bermanfaat)



Rencana perjalanan ini sudah lama sekali kami perbincangkan dengan rekans sekerja, namun selalu tertunda untuk dilaksanakan dengan berbagai hal yang tidak bisa ditinggalkan.
Perjalanan ini untuk menepati janji saya untuk mengantar rekans menyusuri pantai jawa barat.
Perjalanan ini juga merupakan napak tilas sekitar 3 tahun yang lalu, saya sekeluarga menyusuri jalan bebatuan sepanjang jalur selatan hingga Pangandaran.

Rencana sudah ditetapkan, tanggal 9 s/d 10 Juli 2011 namun ternyata beberapa rekans mengundurkan diri karena ada kegiatan yang lebih penting.

Saya tawarkan kepada teman yang lain, juga tidak ada yang tertarik, maka kami berdua, saya dengan mas Fajar akhirnya berangkat juga.
Perjalanan dari Bandung berangkat sekitar jam 04.00 pagi menuju Pangalengan.
Jalan masih sangat sepi kami bisa melajukan kendaraan dengan lancer, ditambah lagi kondisi jalan yang sudah lebih baik khususnya mendekati Pangalengan, sangat mulus karena baru selesai di hotmix.

Pukul 05.00 kami sudah sampai di Pangalengan, dan singgah di Mesjid karena mas Fajar akan melaksanakan sembahyang Subuh.

Kabut masih cukup tebal di daerah ini, dan ketika tiba di Situ Cileunca sekitar 05.15 suasana hening pagi dank abut menyelimuti Situ…, terasa dingin sekali.
Kami menuju warung yang sudah terbuka, untuk menghangatkan badan sambil menunggu waktu sang Mentari mengahmpiri pagi.
Semangkuk indomie rebus dan segelas kopi susu menghangatkan badan kami.
Kabut pagi tidak beranjak pergi, mentari tertutup awan pagi....., kami menuju tepi situ dan menikmati keindahan alam di dinginnya pagi Situ Cileunca.
Awan tebal menggantung di ufuk timur dan diatas Pangalengan, Sang Surya tertutup awan pagi.

Terima kasih Gusti untuk menikmati dinginnya pagi di Pangalengan

Saturday, July 02, 2011

Biru di Jatiluhur




Jalan2 lagi ke Jatiluhur.. kali ini survey untuk rencana kegiatan wilayah.

Wednesday, June 29, 2011

Menu Ndeso Pinggir Kali Serayu




Hampir setiap kami pulang ke Wonosobo, menyempatkan untuk singgah di warung Ikan Goreng Lik Tuti. Tepatnya di Desa Kalibagor dekat Banyumas, berada dekat dengan tepi Sungai Serayu.
Yang khas di warung ini adalah Sambel dan ikan goreng dari kali Serayu.
ketika mampir bulan lalu ada yang menarik, selama ini kentang diolah jadi kentang goreng, sambel goreng kentang, perkedel kentang, atau campuran untuk sop.
Oseng-oseng kentang menjadi sajian selain oseng2 kacang panjang..

Untuk rasa.... wis.. maknyuss tenan
dan harga relatif murah

nah... jika rekans pas dalam perjalanan melalui banyumas, saya sarankan untuk singgah dan menikmati sambel dan ikan goreng kali serayu...
pasti akan ingin kembali kesini...

Monday, June 27, 2011

Es Toko OEN




Setiap ke Malang, anak & istri selalu minta mampir ke toko OEN
Siang hari yang panas, terasa nikmat es cream toko OEN
Mau???

Sunday, June 26, 2011

Bermain Cahaya di BNS




Batu - Malang. semakin lengkap tujuan wisata dan cukup menarik mulai dari Wisata Agro, Jatim Park, Secret Zoo, kini ada BNS (Batu Night Spectacular)
Berbagai macam permainan cukup menarik bagi pengunjung dan dibuka mulai senja hingga tengah malam.

Kesempatan buat saya untuk belajar lagi dan bermain dengan cahaya warna warni...
silahkan dinikmati
silahkan untuk dikritik

matur nuwun

Saturday, June 25, 2011

Keindahan Fajar di Punthuk Setumbu




Rasa penasaran minggu yang lalu sewaktu ke borobudur belum sempat naik ke Punthuk Setumbu.
Meluncur dari Yogya sekitar jam 04,00 menuju lokasi Wisata Borobudur dan dilanjutkan mengarah ke barat candi sekitar 4 Km.
Jalan akses cukup baik menuju Punthuk Setumbu dan sudah ada penunjuk arah.
Setelah sampai di kaki bukit, dilanjutkan dengan jalan kaki menyusuri jalan desa.
Cukup melelahkan buat saya... namun terasa lelah cepat hilang karena pemandangan yang sangat indah di Punthuk Setumbu

Terima kasih Gusti, untuk pagi yang indah ini.

Friday, June 24, 2011

Indahnya Pantai Balekambang




Perjalanan menuju Pantai Balekambang kami tempuh sekitar 2 Jam dari Malang.
Jalan menuju Pantai menurut saya masih cukup bagus, sudah beraspal, hanya sedikit ruas jalan yang rusak, selebihnya bisa menikmati perjalanan yang menembus perkebunan tebu, perkebunan pohon jati dan hutan kecil.

Pukul 7 pagi sudah sampai di Pantai, pengunjung masih sepi, udara terlihat mulai cerah.
Pantai pasri putih terhampar sepanjang pantai, dan terlihat pulau Ismoyo yang didalamnya ada Pura.
Sisi Timur dari pulau terlihat pantai yang lebih landai dan ombak relatif kecil,
sementara sisi barat terlihat pasir putih yang bersih, pepohonan hijau dipinggir pantai.

Pemandangan pantai yang sangat indah....,
Selamat menikmati....


Terima kasih Tuhan, untuk alam yang Kau berikan buat bangsa ini.

Thursday, June 23, 2011

Indahnya Alam Kita




Perjalanan dari Bandung ke Malang dengan KA Malabar yang berangkat agak sore sekitar 15.30. Membuat rasa penasaran karena pemandangan alam yang sangat indah ketika Kereta mulai menyusuri pedesaan sekitar Kabupaten Garut.
Demikian juga ketika pulang dari Malang ke Bandung, cuaca sore hari yang cerah, KA menyusuri pertengahan sawah yang mulai di garap.
Selamat menikmati keindahan alam kita.

Menikmati fajar dari Punthuk Setumbu Bersyukur untuk pagi yang indah Semburat jingga mentari diantara Merapi Merbabu ..... Dilembah yang dingin Kabut pagi menyelimuti Borobudur

Bermain Ombak




Ombak yang cukup besar di Pantai Balekambang, menjadi teman bermain para remaja.
Bergantian beridiri di atas batu karang, menunggu datangnya ombak dan bertahan berdiri ketika ombak datang.

Wednesday, June 08, 2011

Dipinggir kali Progo




Menghindari kemacetan jalur utama Magelang - Yogyakarta, saya mencoba jalur alterntif Magelang - Pakelan - Kalinegoro - Mungkin - Candi pawon hingga melewati jalur utama menuju Sendang Sono.
Sepanjang jalur tepi kali progo masih terlihat jelas kedahsyatan banjir lahar dingin dari merapi melalui anak sungai Kali Putih.
Terlihat anak2 berlarian dan bermain layang2 juga mandi disungai dengan riangnya,
Ditempat lain seorang bapak sedang menambang pasir, dan semangat seorang nenek untuk bertahan dengan memecah batu kali.

Simbah tetap semangat, pantang menyerah

Tuesday, June 07, 2011

Borobudur di Pagi Hari




Menanti semburat mentari di Borobudur, dinginnya pagi tidak terasa walaupun kabut pagi begitu tebal menyelimuti candi.
Berharap datangnya mentari dan berharap kabut terurai, ternyata pagi ini kabut tetap menyelimuti candi dan awan putih bahkan menyatu seolah menyelimuti mentari.
Namun suasana candi dan sekitarnya tetap indah dan menarik untuk dinikmati.

Selamat menikmati .....

Monday, June 06, 2011

DIENG - lagi




Dataran tinggi Dieng merupakan kawasan gunung berapi yang masih aktif.
Peningkatan aktivitas di kawah Timbang yang mengeluarkan gas CO menjadi bahan pemberitaan media massa.
Memang kejadian ini bisa berdampak fatal bagi kelangsungan hidup manusia apabila gas CO keluar dari rekahan tanah dan terhirup manusia.
Pemberitaan yang menyebutkan dataran tinggi Dieng berbahaya tanpa menjelaskan secara rinci dimana letak kawah timbang dan letak kawasan wisata berdampak pada penurunan wisata lebih dari 70%.
Hal ini sangat berpengaruh pada pendduduk setempat yang menggantungkan hidupnya dari sektor pariwisata.
Alangkah bijaknya apabila pemberitaan dilakukan secara tepat karena jarak antara kawah Timbang dengan kawasan Wisata Dieng sekitar 15 Km.

Tanggal 3 Juni 2011 yang lalu, saya mengantar teman2 untuk mengunjungi kawasan wisata Dieng, Sempat saya tanyakan apakah jadi ke Dieng atau tidak?
Sepengetahuan saya jarak antara Kawah TImbang dengan kawasan Wisata cukup jauh. Jika ragu2 sebaiknya tidak usah berangkat....., ternyata teman2 setuju untuk berangkat ke Dieng sekitar 05.00 WIB.
Cuaca di dataran tinggu dieng cukup cerah, namun diarah timur awan tebal menutupi sang surya pagi.

Silahkan untuk dinikmati oleh2 saya dari perjalanan ke Dieng.
Terima kasih Gusti

Wednesday, May 25, 2011

Sejoli




Anggrek liar di pohon mangga mekar 5 kuntum,
terlihat serangga kecil terbang dan hinggap di bunga anggrek yang harum aromanya.
tak lama kemudian datang lagi dan... sejoli bercumbu
tak menghiraukan jeprat jepret kameraku...

Sunday, May 22, 2011

Mang Engking - Bandung




Jika kami mudik ke Yogya...., salah satu tempat favorit anak2 adalah Pondok Udang Mang Engking di daerah Minggir - Godean.
Udang bakar madu menjadi menu kesukaan anak2 serta tempat yang cukup nyaman berada dipinggir kota yang bersih terbebas polusi.
Bangunan gubug2 diatas empang/ kolam menjadi ciri khasnya.

Ternyata di Bandung sudah ada cabang yaitu di Jl Kopo (Bihbul)
Sabtu siang kami sekeluarga, juga mbah putri Yogya, menuju ke Kopo untuk "ngilangi rasa kangen".

Tempatnya cukup baik masuk dalam komplek sehingga ketika sudah di gubug mang Engking terasa seperti dalam suasana pinggiran yang jauh dari kemacetan...menikmati alunan degung yang mendayu....., padahal Jl. Kopo sudah terkenal dengan suasana macet sepanjang hari.

Menu yang disajikan, standar dengan Mang Engking di Yogya...
Siapa tahu ada rekan yang berwisata ke Bandung Selatan seprti Ciwidey...., cobalah untuk singgah ditempat ini...

Saturday, May 21, 2011

Selamat Pagi




Langit cerah dipagi hari, masih terlihat bintang dan bulan di sisi barat.
Keheningan pagi masih terasa di pinggir Bandung
Pengendara motor mulai menyusuri jalan sepi sepanjang tepi sawah.
Semburat jingga di ufuk timur...
Seolah menyambut dan menyapa petani yang mulai melangkah di pematang sawah.
Disisi selatan terlihat jajaran gunung di Bandung selatan masih dibalut birunya langit pagi

Terima kasih Tuhan untuk pagi yang indah ini

Friday, May 20, 2011

Karinding




Musik tradisional Sunda yang sudah cukup lama,
Anak2 ini begitu mencintai musik Karinding
Peralatan yang terbuat dari bahan yang sederhana, pelepah enau dan bambu menjadi bahan utama.
Namun alunan Karinding benar-benar bisa membuat hati menjadi tentram.

Salut... untuk anak2 ini.