Wednesday, April 18, 2012

Atmosphere Resort Cafe




Jika rekans sudah sering ke Bandung ketika long weekend, tentu pernah merasakan nikmatnya bermacet ria, juga harus mengantri cukup panjang ketika waktu makan tiba.
Mungkin untuk menghilangkan kepenatan karena kemacetan yang luar biasa di long week end, saya menyarankan, cobalah untuk menikmati makan siang atau makan malam di Atmosphere Resort Cafe. Lengkong Besar No. 97.
Jalan Lengkong Besar, merupakan jalur utama menuju daerah Buah Batu juga jalur angkutan kota menuju terminal Kebon Kelapa, sehingga terasa suasana hiruk pikuk kota Bandung terlebih lagi ketika musim liburan.
Ketika kita menginjakkan kaki masuk ke Atmosphere, suasana jauh berbeda dengan jalur menuju tempat ini karena , kita akan disambut dengan papan lantai kayu, perabot kayu dan pilar2 kayu yang besar serta atap dengan menggunakan sejenis anyaman jerami.
Melangkah masuk lebih dalam, kita akan melihat Ruang dalam terbuka yang menyejukkan mata karena terdapat banyak saung untutk lesehan, juga kolam-kolam ikan hias dan bunyi gemericik air yang membuat kita lebih tenang.
Suasana semilir angin Bandung, hijau tanaman hias dan pepohonan, membuat kita merasa betah untuk menikmati keindahan lingkungan, sambil menikmati beraneka warna ikan dalam kolam yang jernih.
Setelah itu, silahkan pilih sendiri menu yang cukup beragam disini, mulai berbagai jenis masakan barat, maupun Indonesia, steik lokal maupun import.
Buat kami sekeluarga, terkadang setelah selesai menikmati hidangan, tidak langsung pulang tapi sejenak “leyeh-leyeh” sambil selonjoran kaki menikmati suasana yang teduh, hijau dan tenang, terlebih lagi ketika alunan musik yang membuat suasana lebih tenteram.
Suasana malam hari, menurut saya justru lebih mengesankan, ketika makan mengambil tempat di saung untuk lesehan, karena suasana sangat berbeda dengan siang hari. Taburan sinar lampu yang memantul dari kolam yang membuat seperti refleksi membuat kesan lebih romantis….(bila pas berdua saja)
Terlebih lagi jika bertepatan dengan sajian live music irama jazz…., wis tambah kerasan menikmati makan malam bersama bojoku……
Selain itu juga melayani untuk kegiatan seperti reuni, atau acara sejenis karena diruang utama cukup besar dan bisa menampung puluhan orang serta ada stage live musicnya yang menyatu dengan ruang utama.
Silahkan jika rekan pas main ke bandung, sempatkan mampir kesini…., pasti suatu saat akan mengulang kembali…..

Batu Belayar




Kalau di Banten ada Sawarna yang terkenal dengan tanjung layar, maka kalau di Belitung terkenal juga dengan Batu Belayar
Silahkan untuk dinikmati.

Tuesday, April 17, 2012

Tanjung Kelayang




Keberuntungan terasa berpihak padaku....,
sempat kehujanan, terus dapat cuaca terang benderang dan panas ketika di tanjung Tinggi.
Demikian pula ketika di tanjung Kelayang...., mendung tersapu angin dan dapat cuaca cerah.
Langsung ganti lensa untuk ngambil gambar batu burung garuda....,
Ternyata hanya sebentar cuaca cerah.... dan turun hujan lagi
Beruntung sudah dapat beberapa jepretan...
Silahkan untuk menikmati...

Pulau Lengkuas




Mercusuar putih seakan menyambut kedatangan kita di P Lengkuas.
Sepintas pemandangan disini biasa saja, namun jika kita sudah naik ke atas mercusuar.... pemandangannya luar biasa...
Selamat menikmati

Monday, April 16, 2012

Pantai Tanjung Tinggi




Dua kata yang terucap ketika melihat keindahan alam pantai Tanjung Tinggi......" Indah sekali"

Mendung menyambut kedatangan kami di pantai ini, namun tidak menyurutkan keingintahuan kami untuk menikmati keindahan alam ciptaan Nya.
Hujan sempat turun sebentar kemudian matahari bersinar dengan cerahnya, langsung kami berlarian di sepanjang pasir putih menuju batu2 besar yang indah.

Selamat menikmati

Keindahan Mercusuar P. Lengkuas




Setelah menikmati fajar di danau kaolin, kami sekeluarga menuju Pulau Lengkuas, di dalamnya terdapat Mercusuar yang dibangun di jaman belanda sekitar tahun 1882, warna putih menjulang tinggi di tengah pulau Lengkuas.
Pengunjung belum terlalu ramai, kami segera menuju pintu masuk Mercusuar, penjaga menyarankan untuk lepas alas kaki, dan cuci kaki sebelum masuk ke mercusuar. Mercusuar ini terbuat dari plat besi yang cukup tebal, hingga masih bertahan seteah berusia lebih dari satu abad.
Tangga naik masih dalam kondisi yang kokoh, dan cukup menantang bagi saya untuk menaklukkan tangga sebanyak 17 lantai, meskipun badan sudah SETULEGI (Setengah Tuwo Lemu Ginak-ginuk) tetap semangat meniti satu persatu tangga hingga akhirnya sampai di ruang lampu mercusuar, karena saya yakin akan dapat pemandangan yang luar biasa indahnya.
Ternyata memang benar, pemandangannya luar biasa indahnya, melalui jendela terlihat bagian2 dari pulau Lengkuas yang indah dilihat dari ketinggian.

Selamat menikmati

Sunday, April 15, 2012

Selamat Pagi Belitung




Bekas tambang kaolin yang cukup besar, membentuk sbuah danau dengan dinding berwarna putih kaolin.
Hunting sunrise diantar kang Yadi..., masih terlalu pagi kami datang ketempat ini.
Masih sepi karena sudah tidak ada aktivitas penambangan

Matahari serasa terbit perlahan dan awan pagi sudah langsung menutupi sinar hangatnya pagi.
Namun keindahan sekeliling danau teap menawan, warna semburat jingga mentari, awan biru, air danau yang kehijauan dan dinding danau yang putih membuat pemandangan pagi hari sangat menawan.

Selamat Pagi Belitung.

Sunday, March 25, 2012

Lawang Sewu




Sewu dalam bahasa jawa menunjukkan jumlah yang banyak
atau setara dengan jumlah seribu

Lawang sewu, nama tempat/ gedung bersejarah berlokasi di dekat Tugu Muda Semarang.
Mungkin karena jumlah lawang = pintu banyak sekali, maka sisebut lawang sewu

yang jelas saya tiadk menghitung jumlah lawangnya yang seribu buah, tapi menikmati keindahan bangunan bersejarah ini.

selamat menikmati

Saturday, March 24, 2012

Selamat Pagi - Semarang




Fajar Di Gombel Semarang....
Cuaca pagi yang cerah dan hangatnya sinar mentari pagi
seolah menyambut pai dengan penuh harapan
hari ini akan cerah ...

Selamat menikmati

Senja di Gumati Bogor




Menikmati teh poci pisang bakar sambil menikmati keindahan senja @gunung salak.

Friday, March 23, 2012

Senja di Pesisir Pemalang




Perjalanan ke Semarang cuaca cerah selepas keluar tol Mertapada
dan ketika melewati sebuah jembatan di Pemalang, warna jingga mentari sore mengusik untuk berhenti sejenak.

Cuaca benar2 indah, langit biru dan awan putih disisi timur sementara semburat jingga di sisi barat.

terlihat banyak orang sedang mengerjakan pembuatan sebuah kapal kayu yang cukup besar.
Banyak kayu berserakan, dan terlihat kerangka kayu yang terlihat kokoh sebagai penopang kapal kayu.

Sementara senja mulai turun dan betapa indahnya sore hari ini berada ditepi pantai Pemalang.

Terima kasih Gusti
untuk senjaMu yang indah ini

Sunday, March 04, 2012

Keheningan di Situ Cisanti




Pertama kali mengunjungi SItu CIsanti di tahun 2009, kondisi jalan dan kebersihan di sekitar Situ sudah sangat berbeda dan ada kemajuan khususnya jalur jalan yang rusak parah pada tahun 2009 kini sudah baik untuk dilalui karena sudah di cor beton.

Gulma yang memenuhi waduk sudah tidak ada lagi, sehingga permukaan waduk terlihat jernih sekali.

Bandingkan dengan kondisi tahun 2009 seperti yang telah saya posting disini :
http://3ojo.multiply.com/photos/album/47/Perjalanan_ke_Hulu_Sungai_CItarum

Saya sangat beruntung bisa menikmati keheningan di Situ Cisanti, angin yang berhembus cukup kuat terasa dingin menerpa kulit meskipun pagi itu cuaca cukup cerah.

langit membiru disisi selatan, seolah menyambut kedatangan saya dengan penuh bersahabat.Benar-benar beruntung, dapat menikmati keindahan situ Cisanti dalam keheningan karena hampir tidak terlihat banyak pemancing di sekitar situ maupun pemancing ditengah situ menggunakan ban dalam mobil.

Hanya ada tiga orang pencari lumut yang sedang mengumpulkan lumut untuk umpan memancing.

Perjalanan dengan mengendarai si item "siji pitu" tidak banyak mengalami kendala karena jalan relatif sudah sangat baik.

Silahkan menikmati keindahan Situ Cisanti

Terima kasih Gusti, untuk pagi yang indah ini

Saturday, March 03, 2012

Bandung Selatan pagi hari (2)




Kali ini masih ngubek-ngubek keindahan disekitar Bandung.
ternyata view Bandung Utara sangat indah ketika kita berada di ketinggian lereng Bandung Selatan

layering bukit dengan background gunung Burangrang, gunung Tangkuban Perahu, gunung manglayang.. dan kabut putih menyelimuti kota Bandung membuat pagi ini terasa indah banget.

selamat menikmati

Mpek2 asli Palembang

Rating:★★★★
Category:Other
Terima kasih buat mbak Lala yang sudah bersusah payah ngirim mpek2 sampai Bandung.
Untuk rasa.... wis ueeennaakkkk tenan
Anak2 langsung serbu dan bilang ... rasanya luar biasa...

Bandung Selatan di Pagi Hari




Kali ini menikmati keindahan alam Bandung Selatan di Pagi Hari.
Rute perjalanan dimulai dari Margahayu Raya Bandung
Menuju Majalaya melalui jalur alternatif menggunakan CJ7 menyusuri sepanjang tepi sungai Citarum hingga Situ Cisanti yang merupakan mata air Sungai Citarum.

Perjalanan pagi hari, terlihat banyak petani yang sedang memanen padi.
Hamparan padi yang menguning dan aktivitas petani disawah sejenak dapat melupakan hiruk pikuk sehari-hari.

Sunday, February 26, 2012

Betulu Ilalang




Jika rekans melakukan perjalanan ke Bali....,
ada satu tempat yang menarik untuk dikunjungi ayam betutu gilimanuk..

kalau di bandung, selama ini saya bisa menikmati ayam betutu di Rumah makan Lalah.

Kebetulan, sekarang di dekat Karangsetra, tepatnya di jalan Karanglayung.
Rumah Makan Ilalang menyediakan masakan khusus Ayam Betutu

untuk rasa.... ternyata mantabs...
dan kembali lagi ternyata HPku bermanfaat untuk ambil gambarnya....
mulai Plecing kangkung, sate ayam lilit, sambal mentah, ayam betutu...

silahkan menikmati gambarnya...

Thursday, February 23, 2012

Surabaya




Setelah lebih dari satu tahun tidak ke Surabaya,
minggu ini saya kembali mengunjungi kota yang penuh kenangan
namun sayang.... tidak membawa peralatan hunting...
ya beruntung akhirnya saya manfaatkan hp N900 sebagai kamera terbaik saat ini.
hasilnyapun tidak mengecewakan menurut saya...
kalau menurut temans gimana?
selamat menikmati

terima kasih

Saturday, February 18, 2012

Senja di Bandung Selatan




Beruntung sekali hari ini cuaca cerah hingga senja
bersyukur untuk indahnya senja di Bandung Selatan

Bandung Selatan di Sore Hari




Beberapa kali saya sudah pernah menikmati keindahan fajar di daerah ini.
Penasaran ingin menikmati sore hari yang cerah ditengah persawahan.

Friday, February 17, 2012

Iseng saja




Siang ini cuaca sangat cerah,
Anggrek merpati di depan rumah mulai mekar dan terasa wangi anggrek yang mampu mengundang kupu2 untuk hinggap dan mengambil sari madunya.

Banyak kupu2 yang beterbangan di taman depan rumah, seolah sedang menikmati cuaca cerah kta bandung yang selama ini hujan setiap hari.

Sementara tunas sirih merah sudah tumbuh lebat, dan daunnya seolah seperti jantung hati..

Bunga di pagar tetangga mulai mekar merah menawan...

Wednesday, February 08, 2012

Mergosari




Warung makan Mergosari sudah semenjak lama menjadi salah satu tempat favorit kami sekeluarga kalau mudik ke Yogya atau ke Wonosobo melalui jalur selatan.
Menu andalan : Ayam goreng, pepes ayam dan pepes ikan dan sambalnya yang khas.....enak tenan.
Hampir setiap kota mulai dari bandung, garut, tasikmalaya, ciamis, banjar hingga ke timur didaerah kebumen.

barangkali rekan ada yang lewat jalur selatan... silahkan mencoba
ditanggung akan balik lagi kesana.

Sunday, January 29, 2012

Camp Hulu Cai




Semasa remaja, saya paling suka dengan kegiatan pramuka...., hingga sempat ikut jambore daerah.
Paling senang dengan kegiatan out door karena memang alam yang indah didaerah wonosobo semasa saya masih remaja.
Banyak sungai, masih ada hutan, bukit, sawah, gunung...

Lha ini kemping nginep ditenda ketika umur wis tuwek...
hitung2 nostalgia masa remaja.

Ulu Cai, letaknya di sekitar Ciawi, satu jurusan dengan Tapos, akses ke lokasi melalui jalan desa yang kecil.
Ketika masuk tempat parkir... terlihat lokasinya kecil... ternyata tempat parkirnya berada di pinggir tebing.....sementara tempat aktivitasnya .... luas banget,
Gemericik air sepanjang hari juga malam hari membuat perasaan hati menjadi lebih tenang...
Ada banyak bungalow, tempat meeting, kemping , danau buatan....
Menarik banget.

yang paling mengesankan, tidur ditenda malam hari hujan... untung nggak kebanjiran.
sudah kehujan dan main air dan kedinginan... syukur nggak masuk angin dan bengek
kurang tidur.... ternyata masih tetap semangat dan sehat hingga balik bandung

rasa senang dan gembira membuat semua aktivitas berjalan dengan lancar

buat rekan2 di sekitar jakarta... tempat ini menjadi salah satu alternatif untuk nyepi dari keramaian..

Selamat menikmati.... gambarnya..
saya ambil pakai hengpong karena eman2 kalau kamera kehujanan hehehehe

Saturday, January 28, 2012

Gudeg jantung pisang




Akhirnya hari ini bojoku berhasil buat gudeg jantung pisang.

Pagi hari kang Itok ngirim 6 buah jantung pisang kapok.
Pisang kapoknya bagus-bagus dan ternyata bener tidak terasa pahit setelah dimasak.

Untuk memasak jantung pisang, pertama masak air hingga mendidih, dan jantung pisang langsung di potong2 masukkan ke air mendidih untuk menghilangkan getahnya.
Angkat ketika irisan jantung pisang sudah berubah warna menjadi putih dan lembek, tiriskan dan dinginkan.
Jika sudah dilakukan tahap ini, sebenarnya irisan jantung pisang siap digunakan menjadi bahan masakan apapun yang kita ingini.

Selanjutnya masklah sesuai dengan cara memasak gudeg nangka muda seperti biasa saja. bagian saya... ngaduk2 hingga gudeg jantung pisang masak.

Rasanya... wis enak tenan...

Matur nuwun ... bojoku

Thursday, January 26, 2012

Nikmatnya Menu Ndeso


tempe lombok ijo

Dua kali perjalanan ke Jateng Lewat jalur selatan, kami 3 kali makan siang di tempat yang sama.
Warung Margasana yang letaknya di Jatilawang (setelah Wangon) menuju arah Yogya (sebelah kiri jalan raya) menjadi pilihan kami untuk makan siang.
Lama sekali kami tidak pernah mampir ditempat ini karena tidak pas dengan waktu makan siang.
Kali ini sengaja kami rencanakan untuk makan siang di Warung ini.
Warungnya cukup sederhana, tidak terlalu besar, tapi juga mampu menampung lebih dari 30 orang sekaligus
Apa alasan kami makan siang disini ?
1. Ayam gorengnya yang lezat....
2. masakan selalu disajikan tiga jenis sayuran
3. oseng2 tempe lombok ijo.... top banget, cukup nasi putih hangetpun sudah oke...
4. urap ndeso jenis sayuran juga selalu berganti, kadang daun pepaya, kali ini ada lembayung, sawi putih, toge dan sawi ijo.
5. sambelnya bisa bikin nambah makan siang

Sekali waktu kami pernah dapat oseng2 nangka muda, kadang juga oseng2 pepaya muda.

Mengenai harga... wis relatif murah....

Ternyata.... menu Ndeso tapi nendang banget... rasanya bikin ketagihan...

Tuesday, January 10, 2012

Gudeg Manggar




Gudeg makanan khas Yogyakarta sudah banyak dikenal orang, bahan dasarnya dari buah nangka yang masih muda.
Namun sebenarnya banyak macam gudeg yang sudah jarang tahu bahkan orang Yogya pun belum tentu merasakan jenis gudeg yang lainnya.
Beberapa bahan yang bisa dijadikan gudeg antara lain manggar (kembang pohon kelapa), rebung (tunas bambu) juga bisa jantung pisang.

Mas Fajar temanku baru pulang dari Yogya, saya pesan "mas ojo lali gudeg manggar"
Pertama kali saya merasakan gudeg manggar ya dari dia.
Ehhh ternyata... saya beruntung banget dapat gudeg manggar dan gudeg jantung pisang.

Untuk gudeg manggar, masih sangat jelas bentuk rumbai2 manggar yang memanjang rasanya ya benar2 gudeg... hanya sedikit beda ketika gigitan pertama terasa lebih krenyes2 dibandingkan gudeg nangka.

Lha kalau gudeg jantung pisangnya, semula saya bingung apakah ini kulit aya atau apa? tapi rasanya kok pernah merasakan bahan ini...
potongan gudegnya ya seperti potongan jantung pisang dalm bentuk kembaran kecil2..(kebetulan nggak saya ambil photonya)

Lha kalau ada yang tertarik.... jalan2lah ke Bantul Yogya... mungkin bisa menemukan disana.

Monday, January 09, 2012

TENGKLENG YU TENTREM




Setiap kami sekeluarga ke Solo, menu wajib yang tidak boleh terlewatkan adalah Tengkleng. Meskipun saya hanya melihat anak & istri menikmatinya?
Mereka sdh cocok dengan rasa tenkleng kambing buatan Yu Tentrem.

Tuesday, December 27, 2011

Kebun Raya Bogor




Rekreasi... jalan kaki muter-muter kebun raya bogor
beruntung sekali udara cukup cerah..

Jalan makan, jalan makan, jalan


Asinan bogor

Setelah lebih dari 2 tahun tidak pernah naik KA dari Bandung ke Jakarta, akhirnya Selasa subuh meluncur ke stasiun Bandung.
Kereta berangkat pk 05.00 dijamin berangkat tepat waktu...
KA Argo Parahyangan sampai di Gambir pk.09.00 (sudah pasti telat)
Langsung ganti KRL Commuter Jakarta Bandung.

Tujuan pertama : Gang Aut Jl. Suryakencana Bogor.

Ngohiang & Nasi campur (non halal) siomay : komen wis enak buanget
Jalan kaki ke Kebun Raya ngilangin karbohidrat....

Balik Ke jakarta dgn commuter lagi menuju : Kopi Phoenam
Kopi susu phonam, roti bakar kaya, pisang bakar coklat keju...
Jalan kaki ke kebon kacang.... ngurangi karbo hidrat.....

Nasi uduk, ayam goreng, tempe goreng, iso dan babat goreng...
langsung kenyang..

balik ke Gambir.... wis klengerr.....

Balik ke bandung pk. 20.25 ..... langsung mimpi indah dalam perjalanan



Monday, December 26, 2011

Sumber Hidangan

Rating:
Category:Restaurants
Cuisine: Asian
Location:Jl. Braga Bandung
Roti Tawar Jadul
Jika ingin menikmati berbagai jenis kue kering maupun roti tawar yang masih mempertahankan gaya pengolahan dan juga suasana jadul..., silahkan singgah di Sumber Hidangan Jl. Braga Bandung.

Jika kita datang pagi-pagi..... akan terlihat roti yang masih hangat ngebul berjajar rapi...., suasana tradisional masih terasa disini, hingga ngitung harga juga masih manual.

Cobalah singgah di Sumber Hidangan, menikmati suasana tempo dulu, menikmati roti dan melihat pajangan gambar diseberang toko..




Sunday, December 04, 2011

Rel Kereta & Jalan Tol




Persimpangan jalur KA dan jalan tol banyak terjadi sepanjang jalan tol Purbaleunyi.
Ditempat ini jembatan KA berada dibawah jembatan tol

Saturday, December 03, 2011

Keramik Plered




Setelah melihat proses pembuatan genteng, kami balik menuju ke pabrik keramik yang cukup besar.
Kebetulan pas saat istirahat, dan kami diijinkan untuk melihat proses pembuatan keramik mulai dari tanah liat, membentuk gentong, proses pengeringan hingga pembakaran.

Silahkan untuk menikmati....

Desa Pengrajin Genteng




Setelah menikmati keindahan alam di KM 97, kami melanjutkan perjalanan sampai KM 84 keluar pintu gerbang Ciganea.
Acara pertama, langsung menuju ke arah bandung dan singgah di RM Ciganea/ Cijantung dengan menu sarapan pagi sambal lalap tahu tempe ....rasa tetap oke.

Acara selanjutnya setelah selesai sarapan kami menuju ke Plered yang terkenal dengan indutsri keramik dan genteng.
Langsung kami menuju ke desa penghasil genteng.....
Terlihat berjajar tobong / tempat pembuatan genteng dan hamparan genteng yang sedang dijemur sebelum proses pembakaran.

Lahan sawah terlihat lebih rendah dari badan jalan karena tanah nya diambil untuk bahan baku genteng..., semakin lama semakin dalam.

Cara pembuatan genteng press... agak berbeda dengan proses beberapa tahun yang lalu karena di masa lalu tanah liat diadoni dengan cara dinjak2,
Sekarang sudah menggunakan mesin alat untuk membuat adonan.
Terlihat hasil adonan lebih baik dan siap untuk dijadikan genteng secara langsung.

Ternyata setelah saya berbincang dengan pemilik pabrik genteng, cara ini belum lama dilakukan karena sebenarnya dikarenakan kualitas tanah liat sudah menurun, banyak pasir sehingga diperlukan alat bantu.

silahkan untuk menikmati gambar ini.

Bukit Patenggeng KM 97




Mengambil jalan pintas setelah menyebrang jalan tol, kami melalui jalan setapak untuk menyingkat perjalanan karena jalan besar menuju bukit Patenggeng cukup mendaki, kondisi jalan berbatu-batu.

Menuruni bukit melalui jalan setapak yang cukup licin, kemudian meniti pematang sawah kami menuju lembah bukit.
Sempat saya tergelincir dan masuk selokan irigasi...yang berlumpur, tapi tidak mematahkan semangat kami untuk menikmati keindahan alamnya.

Ternyata benar, kami akhirnya menemukan jalan beton yang merupakan jalur utama dari jembatan peneberangan.

Meskipun terlambat menikmari sunrise, kami dapat menikmati keindahan alam sekitar bukit Patenggeng.
Kami menuju pinggiran jalan tol KM 97 dan .....memperoleh pemandangan alam yang sangat indah.

Sawah terasering, bukit batu, dan suasana alam yang indah....., terlihat di kejauhan Waduk Jatiluhur dan jalan tol KM 97 ketika kami pulang menuju Rest Area.

Selamat menikmati sebagian gambar yang dapat saya peroleh.

Keindahan KM 97 Cipularang




Ketika melakukan perjalanan dari Bandung ke Jakarta dan berangkat di pagi hari, setiap melintas di sekitar KM 97 di sekitar Rest Area, terlihat keindahan lembah yang hijau, bukit batu yang kokoh menjulang tinggi.
Juga semburat mentari pagi yang terasa hangat, seolah menceritakan keindahan alam sekitar area ini.

Demikian pula ketia pulang dari Jakarta, disebelah kiri terlihat hijau sawah terasering yang luas yang berada di kaki bukit Batu.

Sabtu pagi kami berangkat dari Bandung sekitar 04.30 dengan harapan bisa mendapat gambar yang baik sunrise dekat dengan bukit batu.
Sekitar 05.00 kami sudah mendekati rest area dan suasana masih sepi.
Kami bertanya kepada sekuriti adakah jalan menuju bukit batu tersebut? ternyata ada jalan aksesnya, harus melalui jembatan penyebrang jalan tol.

Ketika melintas jembatan penyeberangan, terlihat keindahan pemandangan sekitar rest area Km 97.

Silahkan menikmati...

Thursday, December 01, 2011

Selalu ada pelangi

Warna-warni pelangi yang muncul setelah hujan berhenti, membuat setiap orang yang menikmatinya, sejenak terpana akan keindahan pelangi dan melupakan hujan deras yang mengguyur bumi. Mungkin hanya dalam hitungan menit muncul bersama sinar mentari dari balik awan yang gelap.

 

Kemuraman , kesedihan, kerja keras yang terkadang sering menyakitkan, mungkin telah berlangsung lama dan terasa perjuangan begitu panjang serta melelahkan. Namun semuanya itu pasti akan ada batasnya. Jikalau waktu-waktu yang kita jalani ibarat hujan deras, maka akan ada saatnya hujan akan berhentu dan muncul pelangi yang indah.

 

Selama hampir 6 bulan terakhir di tahun 2010, banyak hal yang harus kami lalui, berbagai hal yang banyak menyita waktu, tenaga, semangat juga pengorbanan anak istri yang harus memahami kondisi saya. Bahkan sempat beberapa kali harus terkapar karena kelelahan, emosi yang tinggi, istirahat yang kurang dan tugas yang terlalu berat yang harus saya jalani.

 

Hingga di satu malam, dalam keletihan yang sangat menyesakkan, kusampaikan keinginanku kepada istriku “ Aku mau lempar handuk saja, karena terasa beban yang sangat berat dan tidak kuat untuk aku pikul sendiri”

Dengan tenangnya istriku berkata “ Jangan menyerah, semangatlah karena tidak mungkin Tuhan membiarkan kita menanggung beban kalau kita tidak kuat. Tetap bertahan hingga tugas selesai dan tetap berharap bahwa rencana Tuhan yang terindah buat kita”

 

Malam itu terasa sangat tenang dan damai, menyelimuti perasaan saya, betapa bodohnya saya memandang berbagai permasalahan  hanya dari sisi manusiawi saja. Mengapa tidak segera bersimpuh dan meletakkan semua beban beratku di hadapanNya?

Apalah kekuatan manusia?  Sangat terbatas,  kekhawatiran tidak akan mampu merubah kondisi yang ada, tetapi sebaliknya dengan pasrah dan mengetahui kelemahan kita, maka Tuhan sendiri yang akan memberikan kekuatan bagi kita.

 

Ketika badai kehidupan menghadang kita, tetaplah berjalan dengan mengandalkan kekuatan kepada Tuhan, karena kita akan dituntunnya  hingga badai itu berlalu hingga muncul pelangi kehidupan kita.

 

Tetap bertahan didalam badai kehidupan dengan berpegang dan mengandalkan pada Yang Maha Kasih, karena di akhir badai akan selalu ada pelangi kehidupan.

Wednesday, November 30, 2011

Berani berkata tentang “Kebenaran” (2)

Terinspirasi oleh keberanian seorang anak SD yang menyatakan kebenaran bahwa “banyak teman sekelasnya mencontek ketika ujian berlangsung”, sempat iseng saya lontarkan kepada teman-teman bagaimana dengan kondisi di kita, apakah berbicara tentang kebenaran juga menjadi hal yang aneh?

Ada yang menjawab: “rasanya sih enggak”

Ada juga yang ngomong: ”nggak begitu amat sih”

Ada yang komentar: ”banyak yang nggak berani untuk berkata benar”

Ada yang bilang : ” kebenaran menjadi barang langka dinegeri ini lho”

Apasih kebenaran itu ?

Menurut kamus bahasa indonesia

(Referensi http://kamusbahasaindonesia.org/)

kebenaran adalah :
(1) keadaan (hal dsb) yg cocok dng keadaan (hal) yg sesungguhnya:

(2) sesuatu yg sungguh-sungguh (benar-benar) ada :

(3) kelurusan hati; kejujuran:

Dengan mengacu kata ”kebenaran” ini, sudah sewajarnya ketika seorang anak SD berkata tentang kebenaran, maka siapapun orangnya seharusnya tidak perlu marah, tidak perlu mesara disalahkan, karena dia menyampaian yang benar.

Dalam kenyataan kehidupan sehari-hari, ternyata sangat berbeda dengan apa yang diharapkan, karena lebih banyak orang yang berkata dan bertindak baik, dibandingkan dengan berkata dan bertindak benar.

Sikap menyenangkan atasan, atapun sikap hanya menyenangkan orang lain lebih dominan terjadi. Laporan dibuat dengan baik dengan maksud Asal Bapak Senang (ABS) dengan mengesampingkan fakta-fakta dilapangan. Menyampaikan hal yang baik meskipun hal itu tidak benar, karena kalau menyampaikan hal yang benar akan menyakitkan bagi orang yang terkait.

Dilingkungan pekerjaan, seringkali harus menghadapi dilema, ketika harus menyampaikan sesuatu, apakah hasil pekerjaan atau laporan kepada atasan. Jika kita mengatakan yang sebenarnya dan informasi ini tidak baik menurut pandangan atasan, mungkin atasan akan marah atau tidak menerima hasil kerja kita.

Jika kita hanya ingin menyenangkan atasan berarti secara tidak langsung kita sudah turut andil dalam hal yang tidak benar dan jika hal ini berlangsung dalam jangka yang cukup lama, kita berkontribusi untuk kehancuran tempat kita bekerja. Dimanapun anda bekerja, ketika semua orang berlaku ABS maka dampaknya secara kumulatif akan menggerogoti negara ini.

Jika kita berani menyatakan kebenaran dengan berdasarkan ketulusan hati, maka kita akan berani menerima resiko yang harus diterima, namun pada akhirnya hal ini akan memberikan kebaikan bagi semua bila telah menyadari bahwa terkadang kebenaran itu menyakitkan, terasa pahit seperti obat atau jamu yang menyehatkan.

Kalau kita tidak berani menyaatkan kebenaran? Siapa lagi?

Kalau tidak mulai sekarang menyatakan kebenaran? Kapan lagi?


Salam

Berani berkata tentang “Kebenaran” (1)

Masih ingatkah kita mengenai kisah seorang anak SD yang secara jujur menginformasikan bahwa banyak teman sekelasnya yang mencontek ketika ujian berlangsung?

Bagaimana sikap dari orang tua murid yang mencontek juga para tetangga di lingkungan sekitarnya terhadap keluarga anak tersebut?

Si anak dan ibunya harus mengungsi demi keselamatan dan keamanan karena lingkungan yang tidak suka dengan “kebenaran” yang disampaikan anak kecil itu.

Disisi lain, para orang tua yang sebenarnya sadar bahwa menyontek itu tidak benar, berpandangan bahwa kalau tidak diberi contekan akan berakibat tidak baik bagi anaknya dengan kemungkinan tidak lulus. Dengan upaya mencontek ini akan berakibat baik bagi banyak anak yang berkemampuan pas-pasan.

Secara nurani, benarkah tindakah mencontek? Benarkah orang tua merestui anaknya untuk mencontek? Saya yakin bahwa dinurani mereka juga akan setuju kalau mencontek itu tidak benar, tapi baik bagi anaknya agar lulus.

Bagi pembaca yang tidak mengalami permasalahan seperti orang tua anak2 yang nyontek tentu akan secara langsung bilang bahwa tindakan mencontek tidak bisa ditolelir?

Tapi coba tanyakan pada diri sendiri apakah anda juga pernah nyontek waktu sekolah atau kuliah? Adakah perasaan bersalah ketika itu? Atau justru membanggakan diri kalau bisa lulus karena hasil copy paste atas hasil karya orang lain?

Saya harus berkata jujur, kalaupun seandainya posisi saya sama persis dengan anak itu saat menghadapi ujian nasional SD, belum tentu saya bisa berbicara “benar” tentang kondisi yang ada dalam ruangan kelas.

Ada pelajaran yang bisa kita petik dari permasalahan ini :

  • Betapa beruntungnya kita mempunyai anak kecil ini yang berhati mulia seperti berlian sehingga bisa mengatakan tentang kebenaran.
  • Sanggupkan kita menyatakan kebenaran saat ini ditengah banyaknya orang ”ABS” dan berani mengambil resiko untuk berbeda dengan orang lain?

Semoga kita bisa ambil bagian untuk menyatakan ”kebenaran”

Sabtu 3 Des 2011 Hunting...Sunrise dari rest area 97........, terus ke Ciganea, ke sentra Keramik Plered mudah2an cuaca di pagi hari cerah....

Tuesday, November 22, 2011

Selalu Ada Pelangi

Warna-warni pelangi yang muncul setelah hujan berhenti, membuat setiap orang yang menikmatinya, sejenak terpana akan keindahan pelangi dan melupakan hujan deras yang mengguyur bumi. Mungkin hanya dalam hitungan menit muncul bersama sinar mentari dari balik awan yang gelap.

Kemuraman , kesedihan, kerja keras yang terkadang sering menyakitkan, mungkin telah berlangsung lama dan terasa perjuangan begitu panjang serta melelahkan. Namun semuanya itu pasti akan ada batasnya. Jikalau waktu-waktu yang kita jalani ibarat hujan deras, maka akan ada saatnya hujan akan berhentu dan muncul pelangi yang indah.

Selama hampir 6 bulan terakhir di tahun 2010, banyak hal yang harus kami lalui, berbagai hal yang banyak menyita waktu, tenaga, semangat juga pengorbanan anak istri yang harus memahami kondisi saya. Bahkan sempat beberapa kali harus terkapar karena kelelahan, emosi yang tinggi, istirahat yang kurang dan tugas yang terlalu berat yang harus saya jalani.

Hingga di satu malam, dalam keletihan yang sangat menyesakkan, kusampaikan keinginanku kepada istriku “ Aku mau lempar handuk saja, karena terasa beban yang sangat berat dan tidak kuat untuk aku pikul sendiri”

Dengan tenangnya istriku berkata “ Jangan menyerah, semangatlah karena tidak mungkin Tuhan membiarkan kita menanggung beban kalau kita tidak kuat. Tetap bertahan hingga tugas selesai dan tetap berharap bahwa rencana Tuhan yang terindah buat kita”

Malam itu terasa sangat tenang dan damai, menyelimuti perasaan saya, betapa bodohnya saya memandang berbagai permasalahan hanya dari sisi manusiawi saja. Mengapa tidak segera bersimpuh dan meletakkan semua beban beratku di hadapanNya?

Apalah kekuatan manusia? Sangat terbatas, kekhawatiran tidak akan mampu merubah kondisi yang ada, tetapi sebaliknya dengan pasrah dan mengetahui kelemahan kita, maka Tuhan sendiri yang akan memberikan kekuatan bagi kita.

Ketika badai kehidupan menghadang kita, tetaplah berjalan dengan mengandalkan kekuatan kepada Tuhan, karena kita akan dituntunnya hingga badai itu berlalu hingga muncul pelangi kehidupan kita.

Tetap bertahan didalam badai kehidupan dengan berpegang dan mengandalkan pada Yang Maha Kasih, karena di akhir badai akan selalu ada pelangi kehidupan.

Adakah Kasih Tanpa Syarat?

Dalam kehidupan bermasyarakat saat ini, pada umumnya hubungan yang terjadi antara satu orang dengan orang lain seperti layaknya sebuah transaksi kehidupan. Semua hubungan terjadi karena ada motif transaksi, bahkan seringkali memanfaatkan hubungan untuk memperoleh keuntungan diri sendiri.

Secara kasat mata, akan terllihat seolah seseorang membantu orang yang lain, namun tidak sepenuhnya orang tersebut membantu tanpa pamrih.

Terlebih lagi, ketika seseorang mulai menjalin hubungan kasih dengan pasangannya, berbagai hal dilakukan untuk memperoleh imbalan kasih dari pasangaannya agar tidak bertepuk sebelah tangan.

Apakah mungkin seorang pria akan mengasihi seorang wanita tanpa syarat sama sekali ? jawabannya “tidak mungkin”, bahkan dalam kehidupan saat ini, banyak sekali pernikahan yang harus pecah ditengah jalan meskpun baru seumur jagung. Ini terjadi karena landasan kasih adalah transaksional, ada hitungan untung rugi, ada rasa dendam, ada rasa benci, ada rasa marah ketika pasangannya bertindak tidak sesuai dengan keinginan berdua yang telah disepakati.

Atau mungkin juga, seseorang memberi bantuan kepada yang lain, baik atasan, rekan sekerja atau mitra bisnis atau juga hubungan pertemanan, sepanjang motif transaksi menjadi landasaran maka semuanya akan berakhir dengan tidak baik. Transaksi terjadi ketika kedua belah pihak menerima syarat2 meskipun hal tersebut tidak pernah diungkapkan.

Transaksi akan berakhir ketika syarat itu tidak terpenuhi olah salah satu pihak.

Sering terucap hubungan/ kasih transaksional dengan ciri khusus yaitu terselip sebuah kata “tetapi/ tapi”

“Aku mengasihi sepenuh hatiku, tapi apakah engkau juga mengasihiku?”

“ Saya akan bantu sekuat tenaga, tapi apakah engkau mau ……..”

“ Saya akan menyelesaikan masalahmu, tapi kami harus………”

Jadi jikalau kita berniat untuk mengasihi/ membantu sesama, lakukanlah itu tanpa mengucapkan ”tetapi/tapi”

Lalu, mungkinkah seseorang mengasihi sesamanya tanpa syarat?

Hareee geneee? Masih ada orang bisa mengasihi sesama tanpa syarat?? Mimpi kali ye !!!

Ya, benar, ucapan seperti itu akan meluncur dengan cepat, karena pada dasarnya kita manusia sudah banyak mementingkan diri sendiri terlebih lagi ketika untuk memperoleh sesuatu harus bekerja keras sekuat tenaga. Namun perlu diingat bahwa keberhasilan yang kita raih, bukanlah kemampuan kita semata, tetapi Tuhan Yang Maha Kasih memberi kemampuan kepada kita.

Lha, kalau kita merasa bahwa keberhasilan kita juga suatu anugerah, apa kita juga tetap sulit untuk berbagi kasih tanpa syarat???

Kita masih ingat Bunda Theresa, sebagai contoh Bunda Theresa tanpa banyak bicara, tanpa banyak seminar, tanpa banyak worskhop, namun Ibunda Theresa selalu bekerja, bekerja dan bekerja membagikan kasih kepada sesama, meskipun orang tersebut miskin, meskipun orang terebut terbuang, meskipun orang tersebut tidak dikenal, meskipun orang tersebut menolak dia, meskipun orang tersebut mendekati ajal.

Kasih yang tulus, kasih tanpa syarat sudah dicontohkan oleh Bunda Theresa.

Itulah wujud kasih tanpa syarat, membantu/ menolong orang lain tanpa kata tapi.

Sebentar lagi bagi umat Katholik/ Kristen akan merayakan Jumat Agung 2 April 2010 dan Hari Paskah 4 April 2010, yang merupakan wujud Kasih Allah kepada umatNya.

Begitu besar kasih Allah kepada manusia, mekipun kita banyak kesalahan, meskipun kita sering tidak taat, meskipun kita lupa mengucap syukur atas berkatNya, meskipun kita banyak dosa.

Melalui pengorbanan dan kematian Yesus di kayu salib sebagai karya keselamatan dan kasih Allah dinyatakan kepada setiap umatNya.

Selamat merayakan Hari Jumat Agung dan Hari Paskah bagi semua umat Katholik/ Kristen yang merayakan, semoga Kasih Tuhan selalu menyertai kita semua.

Bandung, 30 Maret 2010


Purwadi Siswana

Thank’s to Mr. IWN

Enaknya Ngomong dan Komentar

Ketika membaca postingan Dhave dengan judul  “IPK Mentok 4 yang bikin frustasi”, saya tersenyum sendiri membayangkan betapa  rasa campur aduk nggak karuan hingga bikin frustasi.

Komentar saya di postingan Dhave “hahahahaahah...... selamat betapa beruntungnya sampeyan dhave”

Balesan Dhave “ Amin Om … bejo temenan akuh…”

Saya bales lagi ” dhave...., om lihat dari sisi lain, disyukuri ini merupakan tantangan, sampeyan diharapkan dapat menduplikasi ”dhave”2 yang baru . semoga berhasil”

 

Wis... betapa enaknya kalau ngomong dan ngomentari terasa ringan dan seolah semuanya akan bisa berjalan dengan lancar........,  Penonton dan komentator memang enak karena tidak merasakan sendiri betapa berat beban yang harus ditanggung......

 

Selama ini suasana kerja ditempatku sangat kondusif dan membuat semua orang bekerja dengan penuh kegembiraan dan rasa persaudaraan yang sangat erat. Meskipun kami harus pulang pagi bahkan terkadang juga masuk hari sabtu dan minggu, namun kami semua tidak pernah merasa jenuh karena selalu ada tantangan  yang dapat kami selesaikan dengan baik dan tepat waktu. Bahkan seolah menjadi ”super team”  dengan berbagai inovasi dan penyempurnaan sistem hingga menghasilkan karya yang terbaik.

 

Gubrak !!!!

Tidak berapa lama setelah mengomentari tulisan temanku ”dhave”, Kali ini ternyata giliranku mengalami beban yang berat. Betapa ringannya ketika hanya ngomong dan ngomentari orang lain, bagaimana kalau hal itu terjadi pada diri sendiri?

 

Dengan penuh kesadaran dan demi kebaikan untuk rekan dan tempat kerjaku,  mula-mula satu stafku pindah bagian setelah promosi, kemudian  menyusul 2 orang pindah dan promosi  dan satu lagi pindah dan memperoleh posisi yang lebih baik.

Semua itu untuk kebaikan tempat saya bekerja dan buat rekan2ku dan sudah sewajarnya  hal itu mesti terjadi karena mereka yang terbaik dibidangnya.

 

The show must go on, weleh-weleh...., ada empat orang kompeten yang pindah dari tempatku,  sementara calon pengganti belum ada, sempat membuat saya miris apakah mungkin pekerjaan yang harus saya tangani bisa selesai sesuai target dan juga kualitas yang sesuai standar?

 

Saya harus menertawai diri sendiri, karena memang benar,  banyak orang mudah ngomong dan berkomentar  untuk sesuatu hal, yang sebenarnya ia tidak mengalami kondisi yang dikomentari.

Pindahan

Pindahan, kata ini sagat bermakna bagi banyak orang yang sudah atau sering merasakan pindahan. Mungkin pindah rumah, pindah tempat kerja atau pindahan lainnya yang masing-masing membawa konsekuensi bagi orang yang melakukannya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang pindah, baik dari sisi lingkungan sekitar maupun dari dalam diri sendiri. Tuntutan pekerjaan yang sangat berat juga bisa menyebabkan seseorang pindah, sebaliknya juga mungkin terjadi karena tidak ada tantangan lagi ditempat lama. Atau faktor lain seperti masalah kesehatan, bahkan juga mungkin mempertahankan prinsip dan idealisme.

Bagi karyawan atau pegawai perusahaan/ pemerintah, masalah pindah bukan menjadi hal yang aneh, bahkan menjadi hal yang lumrah/ wajar untuk dilakukan dengan maksud agar tetap terjaga kondisi yang baik bagi karyawan maupun perusahaan.

Memang kadangkala ketika pindah tanpa promosi, akan menjadi bahan pertanyaan banyak orang, terlebih lagi jika terjadi demosi dengan tanpa kesalahan . Otomatis hal ini akan berpengaruh pada karyawan tersebut.

Tinggal bagaimana menyikapi kepindahannya? Apakah disyukuri atau disesali tergantung dari bagaimana sudut pandang orang tersebut terhadap kejadian ini.

Secara kasat mata, jika pindah dan turun posisi maka pendapatan jelas turun, dan akan memberatkan dari segi ekonominya. Namun jika dipikir dengan jernih dan mencari makna yang terdalam dari peristiwa ini, mungkin yang muncul adalah rasa syukur. Karena value yang dimiliki seseorang bukan hanya dari sisi materi namun berbagai aspek yang bisa memberikan nilai tambah bagi orang tersebut antara lain :

  • Kesempatan untuk belajar hal baru
  • Kesempatan untuk menjalin hubungan yang lebih banyak
  • Kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, yang selama ini sulit untuk diperoleh.
  • Kesempatan untuk menata kehidupan keluarga yang lebih baik karena waktu yang tersedia
  • Kesempatan untuk melakukan hoby yang selama ini terpendam karena sibuk kerja
  • Kesempatan untuk mendalami kehidupan beriman yang lebih baik dan mencoba untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan sesame.
  • Masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan salah satunya adalah “sempat menulis artikel ini”

Yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi atas diri kita, tentu seijin Yang Maha Kuasa, dan segala sesuatu yang terjadi tentulah yang terindah buat kita dan tepat pada waktunya, jika kita meyakini bahwa semua ini pemberian Yang Maha Kuasa.

Berani menyatakan tentang “Kebenaran” (1)

Masih ingatkah kita mengenai  kisah seorang anak SD yang secara jujur menginformasikan bahwa banyak teman sekelasnya yang mencontek ketika ujian berlangsung?

Bagaimana sikap dari orang tua murid yang mencontek juga para tetangga di lingkungan sekitarnya terhadap keluarga anak tersebut?

Si anak dan ibunya  harus mengungsi demi keselamatan dan keamanan karena lingkungan yang tidak suka dengan “kebenaran” yang disampaikan anak kecil itu.

 

Disisi lain, para orang tua yang sebenarnya sadar bahwa menyontek itu tidak benar, berpandangan bahwa kalau tidak diberi contekan akan berakibat tidak baik bagi anaknya dengan kemungkinan tidak lulus.  Dengan upaya mencontek ini akan berakibat baik bagi banyak anak yang berkemampuan pas-pasan.

 

Secara nurani, benarkah tindakah mencontek? Benarkah orang tua merestui anaknya untuk mencontek? Saya yakin bahwa dinurani mereka juga akan setuju kalau mencontek itu tidak benar, tapi baik bagi anaknya agar lulus.

Bagi pembaca yang tidak mengalami permasalahan seperti orang tua anak2 yang nyontek tentu  akan secara langsung bilang bahwa tindakan mencontek tidak bisa ditolelir?

 

Tapi coba tanyakan pada diri sendiri apakah anda juga pernah nyontek waktu sekolah atau kuliah? Adakah perasaan bersalah ketika itu? Atau justru membanggakan diri kalau bisa lulus karena hasil copy paste atas hasil karya orang lain?

 

Saya harus berkata jujur, kalaupun  seandainya posisi saya sama persis dengan anak itu saat menghadapi ujian nasional SD, belum tentu saya bisa berbicara “benar” tentang kondisi yang ada dalam ruangan kelas.

 

Ada pelajaran yang bisa kita petik dari permasalahan ini :

  • Betapa beruntungnya kita mempunyai anak kecil ini yang berhati mulia seperti berlian sehingga bisa mengatakan tentang kebenaran.
  • Sanggupkan kita menyatakan kebenaran saat ini ditengah banyaknya orang ”ABS” dan berani mengambil resiko untuk berbeda dengan orang lain?

Semoga kita bisa ambil bagian untuk menyatakan ”kebenaran”

Sunday, November 13, 2011

Pindahan

Pindahan, kata ini sagat bermakna bagi banyak orang yang sudah atau sering merasakan pindahan.  Mungkin pindah rumah, pindah tempat kerja atau pindahan lainnya yang masing-masing membawa konsekuensi bagi orang yang melakukannya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang pindah, baik dari sisi lingkungan sekitar maupun dari dalam diri sendiri. Tuntutan pekerjaan yang sangat berat juga bisa menyebabkan seseorang pindah, sebaliknya juga mungkin terjadi karena tidak ada tantangan lagi ditempat lama. Atau faktor lain seperti masalah kesehatan, bahkan juga mungkin mempertahankan prinsip dan idealisme.

Bagi karyawan atau pegawai perusahaan/ pemerintah,  masalah pindah bukan menjadi hal yang aneh, bahkan menjadi hal yang lumrah/ wajar untuk dilakukan dengan maksud agar tetap terjaga kondisi yang baik bagi karyawan maupun perusahaan.

Memang kadangkala ketika pindah tanpa promosi, akan menjadi bahan pertanyaan banyak orang, terlebih lagi jika terjadi demosi dengan tanpa kesalahan . Otomatis hal ini akan berpengaruh pada karyawan tersebut.

Tinggal bagaimana menyikapi kepindahannya? Apakah disyukuri atau disesali tergantung dari bagaimana sudut pandang orang tersebut terhadap kejadian ini.

Secara kasat mata, jika pindah dan turun posisi maka pendapatan jelas turun, dan akan memberatkan dari segi ekonominya. Namun jika dipikir dengan jernih dan mencari makna yang terdalam dari peristiwa ini, mungkin yang muncul adalah rasa syukur.  Karena value yang dimiliki seseorang bukan hanya dari sisi materi  namun berbagai aspek yang bisa memberikan nilai tambah bagi orang tersebut antara lain :

  • Kesempatan untuk belajar hal baru
  • Kesempatan untuk menjalin hubungan yang lebih banyak
  • Kesempatan untuk  berkumpul dengan keluarga, yang selama ini sulit untuk diperoleh.
  • Kesempatan untuk menata kehidupan keluarga yang lebih baik karena waktu yang tersedia
  • Kesempatan untuk melakukan hoby yang selama ini terpendam karena sibuk kerja
  • Kesempatan  untuk mendalami kehidupan beriman yang lebih baik dan mencoba untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan sesame.
  • Masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan salah satunya adalah “sempat menulis artikel ini”

Yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi atas diri kita, tentu seijin Yang Maha Kuasa, dan segala sesuatu yang terjadi tentulah yang terindah buat kita dan tepat pada waktunya, jika kita meyakini bahwa semua ini pemberian Yang Maha Kuasa.

Sunday, November 06, 2011

Kios Bensin di Pinggir Sungai




Kalau di desa yang cukup terpencil, biasanya tidak tersedia SPBU, yang ada penjual bensin dengan botol ukuran satu liter di pinggir jalan.
Kalau yang ini penjual bensin berada di pinggir sungai karena yang beli bukan pakai motor atau mobil tapi perahu motor kecil yang mengisi bensin disini.

Saturday, October 29, 2011

Jagung Ungu




Kalau ubi ungu saya sudah biasa mengkonsumsi baik semasa kecil di Wonosobo maupun sekarang di Bandung,
Begitu pula dengan jagung.... yang menjadi makanan pokok untuk beberapa desa di wonosobo semasa saya masih kecil. Warna jagung biasanya putih, kuning dan ada juga yang kuning agak keemasan.

Lha Kalau jagung ungu baru tahu sekarang....
Warna biji jagung benar-benar ungu namun dibalik warna ungu itu daging buahnya tetap putih bersih.
Rasanya cukup manis dan sedikit lengket dimulut...

kta mbah "gogle" ,manfaat jagung ungu ini cukup baik untuk mengurangi kolestorol maupun obesitas....

Wednesday, October 19, 2011

Buah Matoa




Pertama kali saya merasakan kelezatan buah Matoa ketika pertama kali menginjakkan kaki di Papua sekitar tahun 1990.
Bentuknya seperti kelengkeng dengan ukuran yang cukup besar, dan ketika kulit buahnya terkelupas, bentuk daging buahnya mirip rambuan.

Rasanya benar-benar lezat, daging buahnya lembut kenyal, sedikit wangi dan manis, dan jika dapat yang sudah masak pohon..., daging buahnya mudah sekali terkelupas dari bijinya.... benar2 enaaaaaaaak, perpaduan antara rambutan dan kelengkeng.

Saya sudah pernah menyemai biji matoa lebih dari 20 biji dan bersyukur karena sampai sekarang tinggal 1 pohon yang hidup.
Sudah lebih dari dua tahun tetapi tingginya baru sekitar 2,5 meter.
Entah kapan berbuahnya.

Siang kemarin di depan kantor ada yang berjualan matoa...,
wis... langsung beli 5 bungkus.... sekaligus untuk mencoba lagi menyemai matoa mudah2an bisa tumbuh.

Manis dan lembutnya tektur buah matoa... benar-benar lezat...

mohon maaf, hanya saya kirimkan fotonya saja.

Nb. dibeberapa toko buah yang terkenal pada bulan2 Oktober s/d Desember tersedia buah Matoa.

Thursday, October 13, 2011

Alas Daun




Ke Bandung?
Selain wisata belanja juga wisata kuliner
Satu alternatif tempat makan dan cukup sensasional... adalah Alas Daun.
kita menikmati makan dengan alas daun...menu Sunda menjadi sajian utama.
Silahkan jika ke Bandung dan berminat menikmati sensasi & kenikmatan ala Alas Daun singgahlah ke Jl. CItarum 34

Monggo-monggo

Sunday, October 02, 2011

Kembang di atas air




Selamat pagi....
sinar terang menerobos jendela..
ternyata semalam lelap tidurku..
tak terasa berlalu begitu cepat
pagi ini kulihat bunga berjatuhan
mengambang di atas air.. terlihat indah..
kuambil kamera
dan ku jeptret...

selamat menikmati dan jangan lupa kritiknya

Pagi 1 oktober 2011
Laras Asri - Salatiga

Saturday, September 24, 2011

Braga Festival




Kembali kota Bandung menyelenggarakan Braga Festival, yang dilaksanakan di sepanjang jalan Braga.
Sedikitnya terdapat 4 panggung untuk pentas mulai dari yang tradisional hingga musik modern akan ditampilkan di panggung ini.

Silahkan datang ke Bandung , festival ini berlangsung hingga besok tanggal 25 September 2011.

Nb. ini oleh2 buat yang tadi bilang mau ikut superman terbang ke bandung hehehe

Friday, September 23, 2011

Menikmati akhir pekan




Bangun agak siang, bener-bener menikmati akhir pekan.
Ingin menikmati suasana pagi yang santai...
Goreng tempe kemul..., jerang air....buat kopi
Enak tenan... secangkir kopi dan tempe kemul hangat
menemani kami sekeluarga ngobrol bareng dipagi hari

Matur nuwun Gusti, untuk pagi yang indah ini

Tuesday, September 20, 2011

Berkubang di pantai Bagedur




Setiap hari sekitar pukul 13.30 pengembala kerbau selalu menggiring kerbaunya menuju pantai Bagedur.
Satu persatu kerbau teratur menuju satu tempat yang sudah biasa digunakan untuk "mandi kerbau" setelah selesai membajak sawah.

rasanya masih penasaran kepingin mengunjungi pantai Bagedur yang panjangnya lebih dari 6 km dan pasirnya yang padat bisa dilalui kendaraan...
dan menanti kerbau beriringan menuju pantai ...

siapa mau kesana?

Sunday, September 18, 2011

Gambung - Ciwidey




menikmati keindahan fajar di Gambung
pemandangan indah disisi barat dan sisi selatan terlihat layering yang indah
kali ini mencoba untuk belajar item putih

mohon saran/ kritiknya

matur nuwun

Thursday, September 15, 2011

Borobudur




Keindahan dan kebesaran candi Borobudur, selalu ada sisi lain yang menarik untuk dinikmati keindahannya

Monday, September 12, 2011

Ikut Pameran Foto




Puji Tuhan, bisa ikut mempromosikan keindahan alam indonesia melalui pameran foto di KJRI Frankfurt.
Dua foto yang lolos yaitu Candi Arjuno dan Pulau Ismoyo.

Terima kasih Gusti

Sunday, September 04, 2011

Mie Ongklok & Sate pak "Yadi"

Rating:★★★★
Category:Other
Ritual kalau mudik ke wonosobo, makan mie ongklok bareng
Meski banyak warung mie ongklok, salah satu tempat favorit kami sekeluarga
adalah Mie Ongklok pak Yadi.
Tempatnya di Jl A Yani Wonosobo

Friday, September 02, 2011

Fajar di Rawa Pening




Sekian lama memendam keinginan untuk mengunjungi Rawapening....., akhirnya bisa menikmati keindahan Rawa Pening.
Janjian sama mas Dhave sekitar jam 5 pagi di perempatan Jetis Salatiga, kami bertiga (Saya, Dhave dan QQ keponakanku) meluncur kearah Tuntang.

Puji Tuhan untuk kesempatan yang diberikan kepada kami....
Pagi yang cerah dan pemandangan yang indah.
Harmoni alam yang indah antara Rawa Pening dan dikejauhan membiru Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo.

Terima kasih Gusti untuk pagiMu yang indah

Rawa Pening, 1 September 2011

Mas Dhave... matur nuwun ya sudah menemani ngublek2 rawa pening

Senja di Prambanan




Betapa beruntungnya sore ini ketika bisa mengunjungi prambanan dikala senja.
Berulang kali berkeinginan untuk menikmati senja di Prambanan tetapi selalu saja tidak berhasil, berulang kali melewati jalur Yogya - Solo tapi tidak pernah dapat moment yang indah seperti sore ini.
Pernah pula mencoba ke Prambanan ketika cuaca sore cerah sekai, tapi ternyata terlambat sang mentari sudah tenggelam di ujung cakrawala.

Monggo-monggo, silahkan menikmati dan mohon kritik dan sarannya

Terima kasih Gusti untuk senjaMu yang indah di Prambanan

Prambanan, 29 Agustus 2011, ditemani Abram

Thursday, September 01, 2011

Waduk Wadaslintang




Sebagian wilayah wonosobo bagian selatan yang berbatasan dengan Kebumen, memiliki kondisi tanah yang kurang subur dan relatif lebih kering dibandingkan wilayah lain.
Untuk memenuhi kebutuhan perairan di wilayah ini dan di kebumen maka dibangunlah waduk Wadaslintang