Tuesday, September 14, 2010

Senja




Menjelang sore memasuki perbatasan Jabar-Jateng di sekitar Kabupaten Banjar, suasana mendung mulai menyelimuti senja, semula berharap bisa menikmati keindahan semburat jingga sore hari, namun awan tebal menutupi matahari di sore hai.
Lingkaran matahari nampak jelas diantara gelapnya awan.

Thursday, September 09, 2010

Manisan Carica




Carica bentuknya seperti pepaya tetapi ukurannya kecil dan beraroma wangi jika sudah masak (kuning). Ketika sarapan pagi di Dieng, pemilik warung sedang menawarkan buah carica kepada pembeli, dengan harga Rp. 6.000,-/ kg atau sekitar Rp. 1.000,- per buah.
Saya tertarik untuk membeli sebanyak 6 buah carica dan akan saya coba untuk buat manisan carica.
Ternyata daging buah carica yang berwarna kuning tidak manis, dan juga tidak beraroma wangi, sebaliknya biji2 dalam dagin buahlah yang beraroma wangi.

Setelah kulit buah dikupas, carica dibelah menjadi dua dan seluruh biji dikeluarkan dan diaduk hingga merata maka aroma wangi benar-benar keluar. Dicampur dengan sedikit air maka benar-benar air menjadi wangi carica, tinggal ditambahkan gula pasir secukupnya sesuai keinginan kita seberapa manisnya.
Sementara daging buah diiris tipis dan campurkan dengan air perasan biji buah carica, rebus hingga air mendidih dan buah menjadi empuk.
Dari satu kilo buah carica, dapat menjadi 5 mangkok kecil siap saji.

Manisan carica akan lebih enak bila disajikan dengan es.

Harga carica kemasan yang sudah siap makan sekitar rp. 12.000/ botol

Wednesday, September 08, 2010

Telaga Warna - Dieng




Terasa kurang lengkap apabila mengunjungi dataran tinggi Dieng tidak menikmati keindahan dan keheningan telaga Warna dan telaga Pengilon. Kedua telaga ini letaknya bersebelahan, hanya dipisahkan bukit kecil yang biasa digunakan untuk bersemedi bagi beberapa orang karena di bukit kecil ini terdapat beberapa gua diantaranya Gua Semar.

Telaga Warna memiliki ciri khas yaitu warna air yang berbeda-beda pada beberapa tempat, ada yang berwana hijau muda, hijau tua, ada yang bening ada yang coklat. Pantulan sinar matahari juga berpengaruh pada warna air di telaga warna.
Sementara telaga pengilon warna airnya sama dengan telaga pada umumnya.

Cuaca cerah dipagi hari membuat pemandangan disekitar telaga menjadi indah karena perpaduan biru langit, hijau pepohonan, air telaga dan bayang-bayang di atas permukaan air telaga.

Selamat menikmati, saran dan kritikan saya terima dengan senang hati.

Terima kasih Tuhan Yesus untuk alam yang indah ini

Kawah Sikidang - Dieng




Dataran Tinggi Dieng, merupakan salah satu wilayah yang termasuk dalam kawawan gunung berapi yang masih aktif sehingga masih terdapat kawah aktif di Dieng. Ada beberapa kawah yang bisa dikunjungi wisatawan antara lain, kawang Sikidang, kawah Candradimuka, Kawah Sileri.
Akses yang paling mudah dan jarak jangkau yang dekat adalah kawah Sikidang karena dekat dengan lokasi wisata lainnya, seperti komplek candi Arjuna maupun komplek telaga.
Pengunjung bisa melihat kawah aktif dari dekat namun harus berhati-hati agar tidak sampai terperosok ke dalam kawah karena lumpur kawah sangat panas.
Kawah Sikidang mempunyai keunikan, karena kawahnya bisa berpindah pindah, ibarat kijang yang bisa melompat kesana kemari.
Pemandangan sekitar kawah cukup indah, terlebih lagi ketika cuaca cerah, sehingga terlihat perpaduan hijau tanaman, coklat kawah dan biru langit yang berpadu indah.
Bau belerang cukup kuat terlebih lagi apabila kabut sudah turun, disarankan kalau mengunjungi kawah sebaiknya pada cuaca yang cerah karena kondisi udara cukup nyaman untuk para pengunjung, bau belerang tidak begitu kuat.

Selamat menikmati, saran dan kritikan saya terima dengan senang hati.

Terima kasih Tuhan Yesus untuk alam yang indah ini.

Tuesday, September 07, 2010

Candi Arjuna - Dieng




Setelah menikmati indahnya fajar dari Gardu Pandang, perjalanan dilanjutkan menuju komplek kawasan Candi Arjuna di Dieng. Perjalanan hanya menempuh waktu sekitar 20 menit, karena jalan masih cukup sepi.

Sampai di komplek candi, ternyata petugas karcis belum membuka loket, dan harus menunggu beberapa waktu untuk membayar tiket masuknya.
Kami merupakan pengunjung pertama, dan bersyukur bisa menikmati dinginnya pagi, dan manyaksikan kabut tipis di perumahan penduduk sekeliling komplek candi.

Cuaca sangat bagus, langit cerah membiru, sementara mentari masih berada dibalik gunung perahu, sehingga kami sempat menunggu sejenak untuk mengabadikan silver sinrise.

Titik-titik embun pagi masih jelas terlihat diantara bunga-bunga, dedaunan, rumput dan jaring laba2 yang terlihat putih, juga diantara daun cemara seolah seperti salju diatas pohon natal.

Suasana yang sepi, langit yang biru dan sinar mentari muncul diatas gunung perahu, serta keindahan Candi, serasa memberi semangat untuk segera beranjak menikmati keindahan candi Arjuna dan alam Dieng.
Nun jauh disebelah tenggara, terlihat puncak Gunung Sindoro menyembul diantara dua bukit, sementara kabut tipis dan jajaran pohon cemara seolah membatasi komplek candi dengan lingkungan sekitarnya.

Silahkan, monggo dinikmati, saran dan kritikan saya terima dengan senang hati.
Atas kunjungannya, saya ucapken matur nuwun

Terima kasih Tuhan Yesus, untuk waktu yang indah ini.

Sunrise Dieng




Setiap kali kami pulang ke Wonosobo, rasanya ada yang kurang lengkap kalau belum mengunjungi kembali kawasan wisata Dieng. Jarak yang relatif dekat antara Wonosobo ke Dieng yaitu sekitar 26 Km, dan kondisi jalan yang sangat bagus, seakan selalu mengundang untuk menikmati keindahan alam Dieng.
Betapa bersyukurnya ketika perjalanan menuju Dieng, melihat gemerlapnya bintang di pagi hari, yang berarti bisa menikmati sunrise di Gardu Pandang dengan jelas.

Sambutan fajar merekah di Gardu Pandang selalu memukau ketika puncak Gunung Ungaran menyembul diantara putihnya awan dan semburat jingga diatas puncak gunung menyambut pagi.

Terima kasih Tuhan, untuk pagi yang indah ini.
“CintaMu seperti fajar pagi hari, yang tak pernah terlambat bersinar “

Sunday, September 05, 2010

Silver Sunrise




Hampir setiap saat kita bisa menyaksikan golden sunrise, betapa beruntungnya bisa menikmati golden dan silver sunsire.
Terima kasih Tuhan untuk waktu yang indah indah ini.

Tuesday, August 17, 2010

Obyek Depan Rumah




tanaman di taman depan rumah, mulai berbunga. Bunga jambu dersono yang merah menyala, berbagai jenis mangga mulai berbunga dan sebagian sudah mulai berbuah. Bambu hiasan menjulur tinggi dan buahnya yang hijau dan merah terlihat cantik, juga cabe rawit merah menyolok diantara hijau daun, bunga jahe yang cantik dan daun matoa hijau masih tersisa air hujan diatasnya

Monday, August 16, 2010

Kupu-kupu




Ketika mentari bersinar terang, kupu-kupu mulai berterbangan di taman, lalu kuambil kamera dan beruntung melihat sepasang kupu-kupu bercengkerama

Friday, August 13, 2010

Berharap di balik bendera




Setiap menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus, sepanjang Jl. Diponegoro Bandung selalu dipenuhi oleh warna-warni bendera yang berjajar rapi. Sepintas orang akan mengira bendera-bendera ini adalah wujud kemeriahan perayaan ulang tahun kemerdekaan.
Jika lebih teliti, dibalik lambaian bendera terlihat tenda plastik biru yang digunakan para pemilik bendera menunggu pembeli bendera. Dari tahun ke tahun semakin banyak penjual bendera dan tentu hal ini berdampak pada pembagian kue rejeki yang semakin kecil bagi tiap penjual. Namun bagi mereka, setiap menjelang perayaan hari kemerdekaan adalah bulan pembawa berkah.
Ditengah panas terik yang cukup menyengat, terlihat ibu2 dan anaknya berteduh ditenda plastik biru, sementara di seberang jalan terlihat beberapa penjual terlelap tidur nyenyak dalam tendanya.
Bendera, ternyata mereka berharap banyak dari balik bendera.

Tuesday, August 10, 2010

Gelombang pecah di karang




Gelombang besar terjadi di sepanjang pantai selatan Pulau Jawa. Mengamati gulungan ombak yang menuju pantai dan pecah ketika menghantam jajaran batu karang menjadi pemandangan alam yang menarik.

Menikmati pagi




Berangkat pagi hari dari Pelabuhan Ratu menuju Sawarna, disambut hembusan angin laut pagi, dan kabut tipis menyelimuti punggung bukit mendekati Desa Cibareno. Deretan warung2 di pinggir tebing yang menghadap ketimur, seolah menarik kami untuk berhenti menunggu datangnya mentari pagi.
Segelas kopi susu dan semangkuk indomie telur menemani dinginnya pagi.
Terasa nikmat sarapan pagi ini sembari menanti semburat jingga di ufuk timur.
Hanya Rp. 19.000,- untuk menikmati kelezatan sarapan pagi untuk ber 3.
Selamat pagi.

Monday, August 09, 2010

Selancar di Ciantir




Dekat dengan batu layar Sawarna, ombak pantainya cukup besar dan menjadi daya tarik para peselancar dari mancanegara.

Karang Layar - Sawarna




Karang Layar Sawarna...., tempat yang indah dan menarik untuk dikunjungi

Saturday, August 07, 2010

Sawarna...




Sabtu lalu, 7 Agustus 2010 akhirnya sampai juga di Sawarna, dan Puji Tuhan cuaca sangat cerah...,
Silahkan untuk dinikmati, pemandangan Sawarna dari jauh....

Monday, August 02, 2010

Sarangan




Buka-buka file lama, perjalanan pulang dari Malang, ternyata kami sempat mampir di Sarangan...

Sunday, August 01, 2010

Pantai Logending - Kebumen




Bonus perjalanan jalur mudik selatan-selatan, keindahan pantai dan perbukitan kartz yang indah.